Menkominfo Desak Industri Bikin Set Top Box TV Digital Harga Terjangkau

Khadijah Shahnaz Fitra
Rabu, 11 Januari 2023 | 10:19 WIB
Ilustrasi Perangkat set top box yang sudah mendapat sertifikat dari Kominfo dan tercatat antara lain Akari Set Top Box ADS-2230. /Kompub ASO-Wienda Parwitasari
Ilustrasi Perangkat set top box yang sudah mendapat sertifikat dari Kominfo dan tercatat antara lain Akari Set Top Box ADS-2230. /Kompub ASO-Wienda Parwitasari
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus mendorong ekosistem industri untuk menyediakan set top box (STB) TV digital dengan harga terjangkau.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan saat ini telah melakukan pemadaman siaran televisi analog atau analog switch off (ASO) yang sudah berlangsung di 265 wilayah dari 514 wilayah.

Ke depannya, Kemenkominfo akan melanjutkan migrasi siaran televisi analog ke digital untuk 249 wilayah lain.

“Salah satu input yang kita monitor dan menjadi perhatian pemerintah adalah distribusi dan ketersediaan STB serta harga yang terjangkau,” ujar Johnny dalam keterangan resmi, Rabu (11/1/2022).

Dia mendorong ekosistem industri untuk memperhatikan distribusi STB dan ketersediaan perangkat untuk mendukung akses masyarakat ke siaran televisi digital.

Johnny menjelaskan dari sisi supply side berdampak pada harga STB di masyarakat. Oleh karena itu, perlu langkah strategis agar dapat menghadirkan harga STB yang terjangkau bagi masyarakat.

Saat ini, lanjutnya, sudah ada beberapa kelompok masyarakat yang membeli STB secara mandiri. Namun, ada juga kelompok masyarakat yang harus mendapat STB gratis tetapi tidak atau belum didistribusikan dan diinstalasi.

Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, terdapat sebanyak 6.737.971 rumah tangga miskin yang tinggal di wilayah terdampak migrasi siaran TV analog ke digital (ASO). Data itu, berisikan detail informasi penerima bantuan, seperti nama, NIK, KK, hingga alamat lengkap.

Pengadaan dan pendistribusian STB gratis TV digital untuk rumah tangga miskin ini, dilakukan secara bertahap oleh pemerintah dan penyelenggara multipleksing (operator siaran TV digital) sesuai dengan tahapan pelaksanaan ASO dengan pemerincian 1 juta unit dari pemerintah dan 4.177.760 dari penyelenggara multipleksing.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper