Indosat Ooredoo Hutchison Rilis Produk eSIM, Berminat Ganti Kartu?

Rahmi Yati
Kamis, 22 Desember 2022 | 13:15 WIB
Karyawan melayani pelanggan di gerai PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison di Jakarta, Rabu (28/9/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melayani pelanggan di gerai PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison di Jakarta, Rabu (28/9/2022). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) telah menyediakan produk eSIM (SIM Digital) di Indonesia. Namun saat ini, layanan tersebut baru tersedia di beberapa gerai di Jakarta.

SVP-Head of Corporate Communications of IOH Steve Saerang mengatakan, eSIM ini merupakan teknologi baru yang memungkinkan pelanggan dapat mengakses jaringan IOH ke perangkat/handphone tanpa menggunakan kartu SIM fisik.

"Indosat Ooredoo Hutchison telah menyediakan produk eSIM di beberapa gerai di Jakarta. Untuk selanjutnya, produk ini juga akan tersedia secara nasional dalam waktu dekat," kata Steve dalam keterangan yang diterima Bisnis, Kamis (22/12/2022).

Dia menyebut pada fase awal ini, pelanggan dapat melakukan aktivasi nomor baru dan penggantian kartu fisik nomor lama IM3, baik prabayar maupun pascabayar. Adapun lokasinya tersedia di Gerai Pusat (Kantor Pusat Indosat Ooredoo Hutchison), Pondok Indah, Roxy, Kota Kasablanka, Mangga Dua, dan Mall Ambassador.

"Untuk mendapatkan eSIM, caranya mudah. Kunjungi gerai yang tersedia, beli kartu eSIM atau tukar kartu SIM dengan eSIM, verifikasi informasi pribadi untuk aktivasi eSIM QR, kemudian scan QR dari perangkat dan selamat menikmati layanan eSIM," terang Steve.

Sementara itu, peneliti gawai sekaligus pendiri dari komunitas Gadtotrade Lucky Sebastian menilai terdapat beberapa kelebihan dari penggunaan fitur eSIM.

Di antaranya, tidak lagi dibutuhkan slot kartu SIM fisik mengingat area perangkat smartphone yang terbatas. Dengan begitu area tersebut bisa dipakai untuk fitur lainnya.

"Misalnya, bisa digunakan untuk sensor atau baterai yang lebih besar karena eSIM hanya berupa sebuah cip kecil pada matherboard. Selain itu kartu SIM yang kecil mudah tercecer, sementara eSIM menempel dengan smartphone tanpa material fisik," ujar Lucky, Kamis.

Tak hanya itu, dia menambahkan bahwa eSIM bisa dimasuki beberapa nomor smartphone, walau tidak bisa aktif secara bersamaan.

Kalau device hilang, imbuhnya, pencuri tidak akan mudah untuk menonaktifkannya, apalagi bila menggunakan password.

"Jadi device masih bisa dilacak. Selain itu kartu SIM fisik saat jatuh ke tangan orang lain bisa disalahgunakan, sementara eSIM yang di password akan lebih sulit digunakan. Saat device hilang, kita dengan mudah bisa memindahkan nomor eSIM ke smartphone lain," tutur Lucky.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rahmi Yati
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper