Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Alpha JWC Bongkar Biang Kerok Startup PHK Karyawan

Alpha JWC menilai biaya operasional menjadi biang kerok para startup melakukan PHK karyawan.
Khadijah Shahnaz Fitra
Khadijah Shahnaz Fitra - Bisnis.com 02 Desember 2022  |  14:18 WIB
Alpha JWC Bongkar Biang Kerok Startup PHK Karyawan
Ilustrasi Startup. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Alpha JWC Ventures menilai besaran biaya operasional (operational expenditure/opex) menjadi salah satu penyebab perusahaan rintisan atau startup melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

SVP Value Creation Alpha JWC Ventures Ricky Chandra mengatakan anggaran yang dikeluarkan startup didominasi oleh opex yang mayoritas berasal dari gaji karyawan.

"[Pengeluaran] paling besar itu dari opex yang mayoritas dari gaji karyawannya," ujar Ricky dalam acara Peluncuran Growth & Scale Talent Playbook di Asia Tenggara, Jumat (2/12/2022).

Dia menjelaskan opex bisa juga berasal dari pembiayaan pemasaran dan penjualan. Namun, jika biaya keduanya bisa dikurangi bakal menghambat pertumbuhan startup.

Menurutnya, terdapat beberapa startup suka melakukan percobaan bisnis baru, tetapi tidak semua usahanya berhasil. Dengan demikian, kegagalan tersebut membuat startup cenderung menempuh langkah PHK karyawan untuk melakukan efisiensi kembali.

"[Langkah PHK terpaksa dilakukan] karena tidak mungkin mereka makan gaji buta," jelasnya.

Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menilai perusahaan teknologi termasuk startup yang melakukan efisiensi tidak mudah menempuh upaya PHK karyawan.

Sebagaimana diketahui, sepanjang tahun tercatat sudah lebih dari 20 perusahaan teknologi dan startup melakukan PHK, termasuk PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk.

Menteri Kementerian Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan dengan adanya badai di industri teknologi terlebih startup, trend PHK diperkirakan akan meningkat. Para startup maupun perusahaan teknologi diimbau untuk tidak gampang melakukan PHK dan melakukan efisiensi.

"Efisiensi bukan layoff [PHK], tolong dicari betul-betul [solusi], tetapi jangan sampai jangan terlalu mudah melakukan layoff," ujar Johnny, Kamis (1/12/2022).

Dia melanjutkan startup sebaiknya tidak buru-buru melakukan PHK demi menyelamatkan persoalan mereka. Namun, dampaknya justru menciptakan persoalan baru yang lebih besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp phk kemenkominfo alpha jwc
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top