Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pertamina Usut Dugaan Kebocoran Data MyPertamina oleh Bjorka

Bjorka kembali beraksi dengan menjual 44 juta data yang diklaim milik MyPertamina di forum Breached.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 10 November 2022  |  18:32 WIB
Pertamina Usut Dugaan Kebocoran Data MyPertamina oleh Bjorka
Warga menunjukan aplikasi MyPertamina saat mengisi bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Rabu (29/6/2022). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pertamina tengah melakukan investigasi terkait insiden kebocoran 44 juta data yang diduga milik MyPertamina oleh hacker Bjorka.

"Pertamina dan Telkom sedang melakukan investigasi bersama untuk memastikan keamanan data dan informasi terkait MyPertamina," ujar Secretary Corporate PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting kepada Bisnis, Kamis (10/11/2022).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, usai lama tak terdengar, kini Bjorka kembali beraksi dengan menjual 44 juta data yang diklaim milik MyPertamina di forum Breached.

Bjorka menjual data tersebut lewat Breached Forum, dengan ukuran sebesar 30GB (6GB terkompresi) dan diklaim berasal dari peretasan yang dilakukan pada November 2022.

Dalam unggahannya, hacker itu mengatakan MyPertamina adalah platform layanan keuangan digital dari Pertamina yang terintegrasi dengan aplikasi LinkAja. Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran BBM non-tunai di SPBU Pertamina.

"MyPertamina adalah platform layanan keuangan digital dari Pertamina yang terintegrasi dengan aplikasi LinkAja. Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran BBM non tunai di SPBU Pertamina," tulis Bjorka dikutip dari forum tersebut, Kamis (10/11/2022).

Adapun total keseluruhan file yang dijual berjumlah 44.237.264 dengan total data yang di-compressed 6GB dan uncompressed 30GB. Data yang bocor meliputi nama, email, nomor induk kependudukan (NIK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), nomor telepon, alamat, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, pendapatan (harian, bulanan, tahunan) dan lain sebagainya.

Bjorka mematok harga US$25.000 atau setara Rp392 juta untuk keseluruhan data tersebut. Dalam unggahannya, dia mengaku hanya menerima bayaran dalam bentuk Bitcoin dan calon pembeli bisa menghubunginya melalui Telegram https://bjork.ai atau Twitter @bjorkapipa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bjorka MyPertamina hacker perlindungan data pribadi data keamanan data
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top