Pasar NFT Diramal Tumbuh, tapi Dibayangi Maraknya Kasus Pencurian Aset Digital

Fahmi Ahmad Burhan
Jumat, 26 Agustus 2022 | 16:17 WIB
Ilustrasi pencurian aset digital/Istimewa
Ilustrasi pencurian aset digital/Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Laporan dari perusahaan analisis blockchain Elliptic menyebutkan bahwa lebih dari US$100 juta non fungible token atau NFT telah dicuri sejak tahun lalu. Sedangkan, aset digital ini diperkirakan akan tumbuh pesat hingga 2030.

Elliptic mencatat bahwa US$100 juta NFT dilaporkan secara publik telah dicuri melalui penipuan antara Juli 2021 dan Juli 2022. Pelaku telah menjaring rata-rata US$300.000 per penipuan.

Pada Mei saja, ada US$24 juta NFT yang telah dicuri. "Jumlah sebenarnya cenderung lebih tinggi, karena pencurian tidak selalu dilaporkan ke publik,” kata Elliptic seperti dikutip dari Decrypt pada Jumat (26/8/2022).

Menurut Elliptic, pencurian NFT yang tidak dilaporkan ini biasanya adalah NFT dengan harga lebih rendah.

NFT paling berharga yang pernah dicuri adalah CryptoPunk #4324. Pencuri telah menjaring NFT ini dengan nilai US$490.000 pada November 2021.

Sedangkan, NFT Bored Ape Yacht Club menjadi NFT yang paling dicari oleh penjahat dunia maya. Menurut Elliptic, pencurian Bored Apes menyumbang US$43,6 juta dalam NFT curian.

Menurut laporan tersebut, 23 persen dari semua NFT yang dicuri pada 2022 berasal dari platform media sosial yang disusupi pesan phishing.

Metode serangan lain yang dilacak oleh Elliptic yakni melalui email phishing, situs web berbahaya, dan eksploitasi dompet digital atau e-wallet.

Elliptic mengatakan bahwa penjahat dunia maya menjadi lebih canggih dalam menjalankan aksi pencurian NFT ini. Mereka menghindari protokol verifikasi seperti dari perusahaan verifikasi identitas terdesentralisasi yang sekarang sudah tidak berfungsi.

Selain NFT yang dicuri, Elliptic juga mencatat lebih dari US$8 juta dana terlarang telah dicuci menggunakan NFT sejak 2017.

Padahal, NFT ini merupakan aset digital yang diramal akan mencatatkan pertumbuhan signifikan. Pada kuartal keempat tahun lalu saja, kolektor kripto telah membeli dan menjual NFT senilai US$11 miliar.

Sedangkan, laporan dari perusahaan konsultasi dan riset pasar Grand View Research memperkirakan bahwa ukuran pasar NFT global diperkirakan akan mencapai US$211,72 miliar pada 2030 dan mencatatkan tingkat pertumbuhan tahunan (compound annual growth rate/CAGR) 33,9 persen dari 2022 hingga 2030.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Editor : Kahfi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper