Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Merger Telkomsel dan Indihome Dinilai Sejalan dengan Tren Konvergensi

Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional (Mastel) menilai merger bisnis antara Indihome dengan PT Telkomsel sudah sesuai dengan tren konvergensi.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 20 Agustus 2022  |  00:08 WIB
Merger Telkomsel dan Indihome Dinilai Sejalan dengan Tren Konvergensi
Merger Telkomsel dan Indihome Dinilai Sejalan dengan Tren Konvergensi. Logo Telkomsel. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) akan segera melakukan merger bisnis antara Indihome dengan PT Telkomsel. Penggabungan bisnis broadband dan nirkabel ini dinilai sudah sesuai dengan tren konvergensi.

Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional (Mastel) Sigit Puspito Wigati Jarot menilai rencana merger ini sebagai upaya menarik untuk lebih menyesuaikan dengan era bisnis broadband yang makin konvergen.

"Dalam rencana merger ini, karena Telkomsel dan Indihome masih di bawah satu grup yang sama yaitu Telkom grup, mungkin prosesnya bisa lebih mudah. Ini sudah sejalan dengan tren konvergensi," katanya kepada Bisnis, Jumat (19/8/2022).

Dia berharap dengan adanya rencana merger ini, keduanya dapat meningkatkan efisiensi dan tercipta inovasi model bisnis baru. Dengan begitu, sambungnya, keputusan ini juga bisa lebih bermanfaat bagi pengguna.

"Bahkan bisa jadi ada efek harga yang makin afordable, terjangkau," imbuh Sigit.

Lebih lanjut, dia menilai konvergensi ini akan terus berlangsung di era 5G. Meskipun secara prosedur regulasi, masih tetap perlu dikaji dampaknya terhadap persaingan usaha.

Sebelumnya, Dirut Telkom Ririek Ardiansyah menyebut penggabungan bisnis broadband dan nirkabel ini adalah langkah perombakan perusahaan telekomunikasi milik perusahaan pelat merah itu.

Menurutnya, ada dua hal utama yang diperhatikan perseroan dalam aksi korporasi itu, yakni perseroan memilik fundamental bagus sebagai pembayar pajak terbesar dan berkontribusi pembayar dividen terbesar dan secara valuasi akan mendorong nilai kapitalisasi di pasar modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkom telkomsel indihome telekomunikasi broadband
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top