Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNI Ventures: Ini Kriteria Startup yang Layak Dapat Pendanaan

BNI Ventures menyebutkan sejumlah kriteria startup yang layak mendapatkan pendanaan dari perusahaan.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 09 Agustus 2022  |  18:24 WIB
BNI Ventures: Ini Kriteria Startup yang Layak Dapat Pendanaan
CEO BNI Ventures Eddi Danusaputro. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – BNI Ventures, perusahaan modal ventura dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., menyebutkan sejumlah kriteria startup yang layak mendapatkan pendanaan.

CEO BNI Ventures Eddi Danusaputro mengatakan kriteria utama adalah startup yang mampu mendukung ekosistem induk perusahaan, bukan hanya mencari keuntungan. Terlebih, sumber pendanaan tersebut mayoritas dari induk perusahaan kendati bisa juga dari investor lain.

"BNI Ventures, akan lebih berfokus pada startup yang sesuai dengan fokus utama BNI yaitu internasional, ekspor, remittance, dan diaspora," kata Eddi dalam acara Startup Digital Sehat untuk Pondasi Ekosistem Digital Kuat, Selasa (9/8/2022).

Dia juga menambahkan BNI Ventures juga akan membantu startup dalam negeri khususnya sektor UMKM. Selain itu, pendanaan perusahaan juga tidak difokuskan hanya untuk startup teknologi finansial (fintech).

Sebagai informasi, BNI resmi membentuk modal ventura bernama PT BNI Modal Ventura. Perusahaan tersebut mendapat modal awal dari induk senilai Rp500 miliar pada 12 Mei 2022.

Adapun, hingga saat ini BNI Ventures belum mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk usaha perusahaan modal ventura.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BNI Ventures StartUp perusahaan startup investasi startup
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top