East Ventures Suntik Rp8,9 Miliar ke Startup Milik Mantan Eksekutif Grab

Khadijah Shahnaz
Rabu, 3 Agustus 2022 | 14:02 WIB
Ilustrasi Startup. Bisnis/Arief Hermawan P
Ilustrasi Startup. Bisnis/Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Evo, startup yang didirikan oleh mantan Eksekutif Grab Roy Ang, mengumumkan penyelesaian putaran pendanaan awal senilai US$600.000 atau senilai Rp8,9 miliar yang dipimpin oleh East Ventures,

Selain East Venture, terdapat sejumlah angel investor yang turut ambil bagian seperti Aaron Tan dari Carro, Joel Leong dari ShopBack, Mohandass dari Spenmo, dan Jonathan Tan dari Prism+.

Co-Founder dan Chief Executive Officer Evo Roy Ang mengatakan dana yang terkumpul akan digunakan untuk memperluas penawaran produk Evo dan menggandakan anggaran untuk penelitian dan pengembangan (R&D) kategori produk baru untuk mengeksplorasi saluran distribusi baru di sektor DTC.

Evo adalah sebuah perusahaan direct-to-consumer (DTC) di bidang kesehatan dan kebugaran yang menawarkan suplemen dan produk perawatan rambut berkualitas.

Roy mengeklaim Evo, memiliki lebih dari delapan produk berbeda, termasuk produk andalannya, BounceBack, sebuah suplemen perawatan hati dan anti gejala hangover.

"Beralih dari live commerce software ke DTC, Evo telah mencatat pertumbuhan 700 persen dalam lima bulan terakhir dan kini beroperasi di 10 pasar secara global," klaim Roy dalam keterangan resmi, Rabu (3/8/2022).

Selain produk unggulannya, Bounceback, tim Evo juga menawarkan Mantou, produk anti-rambut rontok, dan meluncurkan kategori suplemen lain untuk mengatasi susah tidur, kesehatan rambut, dan kekebalan tubuh melalui brand Stryv.

Co-Founder Evo merupakan bagian dari anggota tim awal Grab Financial Group, di mana mereka membangun GrabPay dan produk pembayaran lainnya secara regional. Sebelum Grab, Roy dan Ming Hao memegang posisi manajemen di e27 dan Tech in Asia.

Perusahaan lokal ini mencapai titik impas pada bulan Juni tahun ini, dan bertujuan untuk mencapai 8 digit pendapatan tahunan pada akhir tahun. Selain itu, Evo ingin mengumpulkan tambahan pendanaan sebesar US$500.000 atau Rp7,4 miliar di kuartal III 2022.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Khadijah Shahnaz
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper