Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mastel: Satelit LEO Bakal Gusur Peran Bandwidth 5 Tahun Lagi

Mastel menilai satelit low earth orbit (LEO) bakal menggusur peran bandwitdth di Indonesia dalam 5 tahun mendatang.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 03 Agustus 2022  |  16:26 WIB
Mastel: Satelit LEO Bakal Gusur Peran Bandwidth 5 Tahun Lagi
Ilustrasi jaringan internet 3G, 4G, dan 5G - freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menilai dalam kurun waktu 5 tahun peran bandwidth akan digantikan oleh satelit low earth orbit (LEO).

Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno mengatakan saat ini Indonesia dalam mengaplikasikan bandwidth masih dengan cara tradisional, seperti memakai fiber optic, BTS seluler untuk mobile broadband, dan asymmetric digital subscriber line (ADSL).

"Nah ini bakal tersaingi, kurang lebih 5 tahun lagi, bandwidth akan tergantikan dengan satelit low earth orbit. Ini juga akan menganggu ekosistem telekomunikasi," ujarnya dalam Bisnis Indonesia Mid-Year Economic Outlook 2022, Rabu (3/8/2022).

Sarwoto juga menjelaskan saat ini bandwidth diasumsikan selalu ada, akan tetapi sebenarnya bandwidth ini mempunyai tantangan yang besar.

Pertumbuhan infrastrukturnya merupakan tantangan utama, jika menginginkan pertumbuhan telekomunikasi mencapai rata-rata 20 persen, maka pertumbuhan konsumsi untuk bandwidth bisa menjadi 2 kali lipat.

"Jadi dengan harga yang sudah dipatok yaitu 0,3 persen dari PTP, masa konsumsi di 2022 ini per kapitanya menjadi 6 sampai 8 beat. Dan kalau diinginkan naik 25 persen harus siapkan 8 sampai 16 beat," jelasnya.

Maka dari itu Mastel menginginkan Kementerian Komunikasi dan Informatika dan legislator untuk mulai memperhatikan perkembangan telekomunikasi di Indonesia, jika pemerintah masih menginginkan pertumbuhan ekonomi digital sebanyak US$400 miliar pada 2025.

"Harus saling bahu membahu untuk bandwidth ini, terlebih saat ini operator sudah mulai berkurang. Dari sebelumnya 11 operator saat ini hanya 9. Ke depannya mungkin hanya 5-8 operator," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

satelit mastel bandwidth
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top