Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menkominfo: Indonesia Butuh Kapasitas Satelit 1 Tbps pada 2030

Menkominfo Johnny G. Plate menyebut Indonesia membutuhkan setidaknya 1 Tbps kapasitas satelit pada 2030.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 11 Juli 2022  |  14:47 WIB
Menkominfo: Indonesia Butuh Kapasitas Satelit 1 Tbps pada 2030
Stasiun bumi Satelit Satria. - Bisnis/Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia membutuhkan setidaknya 1 Tbps kapasitas satelit sampai dengan 2030.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan saat ini baru terdapat 8 satelit untuk kebutuhan telekomunikasi nasional dengan kapasitas total 50 Gbps.

Dari jumlah itu, dia menyebut 27 Gbps-nya digunakan oleh sektor pemerintah sehingga memang membutuhkan dana yang cukup besar untuk menghadirkan layanan tersebut.

"Sisanya digunakan untuk sektor privat telekomunikasi," kata Johnny dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022, dikutip dari Tayangan Youtube Bank Indonesia, Senin (11/7/2022).

Maka dari itu, sambung Menkominfo, saat ini pemerintah tengah menyiapkan dua High throughput satellites (HTS) yang sedang diproduksi dengan kapasitas 2x150 Gbps atau 300 Gbps (6 kali kapasitas satelit yang ada saat ini).

"Tahun depan di kuartal I akan diluncurlam satu satelit 150 Gbps dari Amerika Serikat dan kuartal kedua akan diluncurkan satelit kedua dengan kapasitas yang sama, satelit Eropa," imbuh dia.

Johnny menambahkan, selain dua HTS tersebut, Kemenkominfo juga baru-baru ini telah memberikan Hak Labuh (Landing Right) pada satelit Low Earth Orbit (LEO) dari Starlink.

Dia menegaskan bahwa kehadiran satelit ini bukan untuk operasi penyedia jasa internet (Internet service provider/ISP), tetapi sebagai bagian dari tulang punggung infrastruktur telekomunikasi.

"Ada juga opetator lain seperti One Web yang saat ini sedang kami evaluasi yang juga berkeinginan memberikan layanan infrastruktur tulang punggung kita," tutur Johnny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kominfo kemenkominfo satelit
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top