Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Grup Saratoga SRTG Pacu Layanan Iklan Digital Lewat City Vision

Entitas Grup Saratog, City Vision, berupaya memacu ekspansi media luar ruang atau out-of-home (OOH) dengan teknologi artificial intelligence (AI).
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 21 Juni 2022  |  01:37 WIB
Grup Saratoga SRTG Pacu Layanan Iklan Digital Lewat City Vision
Ilustrasi media digital luar ruang.

Bisnis.com, JAKARTA - Entitas Grup PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) di bidang periklanan, City Vision, berupaya memacu ekspansi media luar ruang atau out-of-home (OOH).

Co-Founder City Vision Meyrick Sumantri mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat saat ini terus meningkat berdampak pada meningkatnya traffic di KRL dan jalanan Ibu Kota Jakarta. Oleh karena itu, City Vision terus meningkatkan kinerjanya dengan menghadirkan aset-aset luar ruang dengan teknologi mutakhir.

"Momen ini tidak kami lewatkan, kondisi terus membaik selama masa pandemi Covid-19," jelasnya dalam siaran pers, dikutip Senin (20/6/2022).

Media luar ruang atau out-of-home (OOH) merupakan bentuk periklanan tertua di dunia, yang saat ini di Indonesia masih di pandang sebagai jenis media tradisional dan dianggap masih sulit diukur untuk menjadi media iklan.

Namun, nyatanya OOH sudah melalui banyak perubahan dalam formatnya. Teknologi OOH kini dapat menjamin analisis data yang terukur dan dampak penyampaian promosi iklan terhadap audiens.

Meyrick mengatakan City Vison merupakan pelopor revolusi industri OOH di Indonesia yang membuat kemajuan dalam teknologi pairing dan media OOH.

"City Vision memasang teknologi deteksi video berbasis AI di semua assetnya dengan penggunaan teknologi ini menbuat OOH semakin terukur. Dalam hal ini City Vision bekerjasama dengan penyedia AI Amerika terbaik," ungkap Meyrick.

Meyrick juga menambahkan City Vision melengkapi asetnya dengan CCTV berbasis AI kamera untuk bisa menampilkan penghitungan tayangan dinamis. Dengan teknologi ini para pengguna aset City Vision dapat mengambil data nomor dan jenis kendaraan yang melewati LED milik City Vision dan juga jumlah tayangan yang ditayangkan.

"Salah satu aset City Vision yang sudah di lengkapi dengan teknologi AI yaitu LED Gunung Sahari. Yang saat ini sudah selesai renovasi dengan menghadirkan LED All New Gunung Sahari dengan mencakup banyak fitur baru untuk melakukan pengukuran lebih baik," ujar Meyrick.

Terakhir Meyrick menjelaskan LED All New Gunung Sahari setelah renovasi saat ini di desain ulang menampilkan LED melengkung yang sangat cocok untuk konten 3D. Yang tentunya iklan yang dihasilkan akan lebih menarik perhatian masyarakat yang lewat sehingga penyampaian pesan menjadi lebih berdampak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

iklan iklan digital saratoga investama sedaya saratoga StartUp
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top