Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Misterius, NASA Temukan Sampah di Planet Mars

Sampah berupa puing-puing itu, terperangkap di batu bergerigi, di kedalaman laut terdalam, sekitar 35.700 kaki di bawah permukaan Mars.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 17 Juni 2022  |  19:14 WIB
Misterius, NASA Temukan Sampah di Planet Mars
NASA Temukan Sampah di Planet Mars - twitter

Bisnis.com, JAKARTA -  Penjelajah Perseverance NASA menemukan sampah di planet Mars.

Sampah berupa puing-puing itu, terperangkap di batu bergerigi, di kedalaman laut terdalam, sekitar 35.700 kaki di bawah permukaan Mars.

Sampah tersebut merupakan bahan termal yang digunakan badan antariksa untuk melindungi pesawat ruang angkasa Perseverance dari suhu ekstrem saat melakukan perjalanan ke Mars dan jatuh melalui atmosfer Mars.

"Tim saya telah melihat sesuatu yang tidak terduga: Ini adalah bagian dari selimut termal yang mereka pikir mungkin berasal dari tahap penurunan saya, paket jet bertenaga roket yang membuat saya jatuh pada hari pendaratan kembali pada tahun 2021," tweet NASA dari akun rover Perseverance.

NoneFoil dari bahan termal yang digunakan pada pesawat ruang angkasa Perseverance yang ditemukan oleh rover terperangkap di dalam batu.

Sebuah pertanyaan yang membayangi adalah bagaimana puing-puing seperti foil bisa mencapai Kawah Jezero Mars tersebut, atau sekitar dua kilometer (1,2 mil) dari tempat roda pendarat ("paket jet bertenaga roket") jatuh di gurun Mars.

"Apakah potongan ini mendarat di sini setelah itu, atau tertiup angin ke sini?" tanya badan antariksa itu.

Penjelajah Perseverance dengan ahli mendarat di Mars pada Februari 2021. Dalam perjalanan turun, pesawat ruang angkasa yang menahan penjelajah itu membuang berbagai instrumen dan benda, termasuk pelindung panas, parasut supersonik, dan derek langit bertenaga roket yang menurunkan penjelajah ke tanah.

Sekarang misi NASA tengah menjelajahi delta sungai yang mengering di Kawah Jezero. Sekitar 3 miliar tahun yang lalu, para ilmuwan planet NASA menduga daerah ini dipenuhi air.

"Delta ini adalah salah satu lokasi terbaik di Mars bagi penjelajah untuk mencari tanda-tanda kehidupan mikroskopis masa lalu," kata NASA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sampah planet mars
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top