Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fenomena Parade Langit Sepanjang Juni 2022, Ini Jajaran Planet yang Dapat Terlihat

Peneliti Pusat Riset Antariksa Andi Pangerang mengumumkan adanya fenomena Parade Langit atau bentuk segaris dari sejumlah planet.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 11 Juni 2022  |  10:43 WIB
Fenomena Parade Langit Sepanjang Juni 2022, Ini Jajaran Planet yang Dapat Terlihat
Planet Uranus

Bisnis.com, JAKARTA - Peneliti Pusat Riset Antariksa Andi Pangerang mengumumkan adanya fenomena "Parade Langit" atau bentuk segaris dari sejumlah planet yaitu Merkurius, Venus, Uranus, Mars, Jupiter, dan Saturnus.

Melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi memaparkan setidaknya ada tiga bentuk atau konfigurasi yang bisa disaksikan masyarakat sejak 4 Juni 2022.

Pertama, yaitu konfigurasi yang terdiri dari jajaran Merkurius, Venus, Uranus, Mars, Jupiter, dan Saturnus. Masyarakat dapat melihatnya pada 4 - 15 Juni 2022.

Kedua, konfigurasi dari susunan planet Merkurius, Venys, Uranus, Mars, Jupiter, Saturnus, dan Bulan pada 16 - 27 Juni 2022. Ketiga,  susunan konfigurasi yang serupa dengan pertama pada 28 - 30 Juni 2022.

“Sejak 4 hingga 30 Juni, Merkurius akan memiliki kecerlangan yang bervariasi antara +2,06 hingga -0,61. Hal ini menunjukkan bahwa Merkurius akan semakin terang sampai di penghujung bulan Juni. Sedangkan untuk Venus bervariasi, antara -3,94 hingga -3,89, yang artinya akan sedikit redup pada akhir Juni,” ujar Andi dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (11/6/2022).

Di sisi lain, Uranus akan terlihat sedikit lebih terang pada akhir Juni dengan variasi antara +5,89 - +5,87. Adapun Mars, Jupiter, dan Saturnus memiliki variasi antara +0,57 - +0,47 lalu 2,25 - 2,41 dan +0,68 - +0,56.

Andi menjelaskan fenomena ini akan berlangsung selama 50 menit di waktu fajar masing-masing wilayah. Mulai dari awal fajar astronomis yaitu sekitar pukul 04.30 waktu setempat dan fajar bahari yaitu pukul 05.30 waktu setempat.

Masyarakat dapat menyaksikan fenomena Parade Langit ini tanpa menggunakan bantuan optik apapun, kecuali untuk Uranus.

“Hal ini disebabkan karena kecerlangannya lebih besar +4,7 dari batas magnitude visual maksimum bagi wilayah perkotaan, sehingga diperlukan teleskop kecil berdiameter 10-25 cm agar dapat menyaksikan Uranus,” jelasnya.

Untuk diketahui, Parade Langit dapat dilihat jika cuaca cukup cerah, bebas dari polusi cahaya, dan medan pandang bebas dari penghalang. Jika wilayah yang polusi cahayanya rendah dengan kata lain kondisi langit bersih, maka Uranus dapat terlihat tanpa alat bantu teleskop.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

planet mars Badan Riset dan Inovasi Nasional-BRIN
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top