Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Meta hingga McKinsey Patungan US$925 Juta Kurangi Emisi Karbon

Stripe, Alphabet, Shopify, Meta, dan McKinsey Sustainability mengumumkan telah resmi berkolaborasi untuk meluncurkan Frontier demi mengurangi emisi karbon.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 19 April 2022  |  15:16 WIB
Ilustrasi emisi karbon dari sebuah pabrik -  Bloomberg
Ilustrasi emisi karbon dari sebuah pabrik - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Stripe, Alphabet, Shopify, Meta, dan McKinsey Sustainability mengumumkan telah resmi berkolaborasi untuk meluncurkan Frontier demi mengakselerasi pengembangan teknologi penghapus karbon secara permanen.

Head of Climate Stripe Nan Ransohoff menegaskan, Frontier merupakan komitmen pasar maju (advance market commitment/AMC) dari kelima perusahaan dengan komitmen senilai US$925 juta dalam 9 tahun ke depan untuk membeli teknologi penghapus karbon secara permanen dari para penyedia solusi baru yang menjanjikan.

“Frontier bertujuan menunjukkan kepada para periset, wirausahawan, dan investor akan adanya potensi pasar untuk teknologi penghapus karbon,” ujarnya lewat rilisnya, Selasa (19/4/2022).

Dia menjelaskan, pada satu dekade lalu, model AMC berhasil mengakselerasi pengembangan vaksin pneumokokus untuk negara-negara berpendapatan rendah dan menyelamatkan sekitar 700.000 jiwa.

“Ini adalah kali pertama model ini diterapkan pada penghapusan karbon berskala besar,” katanya

Sementara itu, Head of Energy Strategy Meta Peter Freed mengatakan, penurunan emisi secara radikal sangat penting untuk menghindari dampak terburuk perubahan iklim.

“Menurut laporan terkini dari Intergovernmental Panel on Climate Change, belum ada cara untuk menjaga kenaikan suhu global di bawah 1,5 derajat Celcius per tahun tanpa menghapus CO2 bervolume gigaton yang ada di atmosfer dan laut secara permanen,” tuturnya.

Senior Partner and Co-leader of McKinsey Sustainability Dickon Pinner melanjutkan, teknologi penghapus karbon telah mengalami kemajuan yang signifikan, tetapi masih belum cukup untuk mencapai skala yang dibutuhkan.

“Hingga 2021, kurang dari 10.000 ton karbon dioksida telah dihapus secara permanen dari atmosfer menggunakan teknologi sejenis. Model IPCC membutuhkan sekitar 6 miliar ton penghapus CO2 setiap tahun hingga 2050 untuk dapat mencapai target 1,5 derajat Celcius,” katanya.

Dia melanjutkan, Frontier AMC didesain untuk mendukung dan mendorong industri melakukan pengembangan teknologi ini sesegera dan secepat mungkin.

Chief Sustainability Officer Google Kate Brandt mengatakan, Frontier akan menjalankan uji kepatutan dan memfasilitasi pembelian penghapus karbon atas nama pembeli, dalam dua jenis.

Pertama, untuk penyedia penghapus karbon tahap awal yang menguji coba teknologi baru, pembeli akan menandatangani perjanjian pra-pembelian volume rendah.

Kedua, untuk penyedia penghapus karbon yang berada dalam tahap pertumbuhan dan yang sedang meningkatkan skala teknologi mereka, Frontier akan memfasilitasi perjanjian offtake antara pembeli dan penyedia individu.

"Perubahan iklim hanya dapat diselesaikan jika kita bersatu, dan itulah yang kami lakukan melalui komitmen pasar yang maju ini. Pesan yang kami sampaikan melalui Frontier sesuai dengan apa langkah selanjutnya yang perlu diambil oleh pasar penghapusan karbon,” ujar Head of Sustainability Shopify Stacy Kauk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

karbon emisi karbon meta perdagangan karbon
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top