Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Penyebab Bulan Terus Menjauh dari Bumi dan Apa Dampaknya di Masa Depan

Bulan memberikan gaya gravitasi di Bumi yang menyebabkan pergerakan lautan di Bumi membentuk tonjolan pasang surut.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 08 Maret 2022  |  10:31 WIB
Penyebab Bulan Terus Menjauh dari Bumi dan Apa Dampaknya di Masa Depan
Blue moon bulan purnama biru akan terjadi pada 22 Agustus 2021
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bulan dikabarkan makin menjauh posisinya dari bumi dari tahun ke tahun.

Melansir public.nrao.edu, alasan Bulan perlahan menjauh dari Bumi adalah karena interaksi gravitasi Bulan dengan lautan Bumi.

Bulan memberikan gaya gravitasi di Bumi yang menyebabkan pergerakan lautan di Bumi membentuk tonjolan pasang surut. Rotasi bumi menyebabkan tonjolan pasang surut ini terjadi pada posisi yang sedikit di depan Bulan dalam orbitnya mengelilingi Bumi, yang menyebabkan sebagian energi rotasi Bumi dipindahkan ke tonjolan pasang surut melalui gesekan.

Gesekan ini menghasilkan sejumlah kecil transfer energi ke dalam gerakan orbit Bulan, sehingga Bulan didorong ke orbit yang lebih jauh dari Bumi.

Bulan bergerak menjauhi Bumi dengan kecepatan sekitar 3,78 cm per tahun.

Apa yang Terjadi Saat Bulan Menjauh dari Bumi?

Jeff Mangnum salah satu peneliti di nrao.edu menjawab nasib Bulan setelah diekstraksi dari orbitnya di sekitar Bumi bergantung pada mekanisme apa yang menyebabkannya dikeluarkan dari sistem Bumi/Bulan.

Namun, secara umum, diduga bahwa jika Bulan memisahkan diri dari Bumi, dia akhirnya akan tertarik ke Matahari.

Dia juga memaparkan pengukuran jarak laser dari perubahan jarak dari Bumi ke Bulan memberi tahu kita bahwa Bulan bergerak menjauh dari Bumi dengan kecepatan sekitar 3,78 cm per tahun.

Perhitungan evolusi sistem Bumi/Bulan memberi tahu kita bahwa dengan laju pemisahan ini, dalam waktu sekitar 15 miliar tahun, Bulan akan berhenti bergerak menjauh dari Bumi.

Sekarang, Matahari kita diperkirakan akan memasuki fase Raksasa Merah dalam waktu sekitar 6 hingga 7 miliar tahun. Pada akhirnya, Matahari akan menelan planet-planet dalam saat lapisan luarnya mengembang selama fase Raksasa Merah sebelum Bulan berhenti bergerak menjauh dari Bumi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumi matahari bulan Gerhana Matahari Gerhana Bulan Total
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

back to top To top