Tren Ekonomi Hijau, Sektor Baru bagi Startup?

Ahmad Thovan Sugandi
Kamis, 30 Desember 2021 | 06:52 WIB
Taman Recycle. /Taman Safari
Taman Recycle. /Taman Safari
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pengamat dan kalangan modal ventura menyebut ekonomi hijau di ekosistem startup merupakan upaya mengikuti tren yang sedang berkembang. Untuk saat ini dampak yang dihasilkan belum banyak dirasakan.

Peneliti ekonomi digital Institut for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda menyebut program ekonomi hijau oleh startup merupakan upaya untuk mengikuti tren.

"Sejauh ini saya rasa belum banyak berdampak terutama ke konsumen dan masyarakat secara luas," ujarnya, Rabu (29/12/2021).

Namun, menurut Huda langkah dari para startup tersebut perlu apresiasi karena belum banyak perusahaan berkenan merambah ekonomi hijau.

Huda mengatakan ada dua catatan terkait ekonomi hijau yang dijalankan oleh para startup. Pertama, cakupan layanan masih terbatas di daerah urban dengan tingkat kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan relatif lebih tinggi.

"Bagi penduduk yang berada di luar perkotaan ya belum terlalu berdampak. Ini masih merupakan tren perkotaan kelas menengah atas," ucapnya.

Kedua, menurut Huda layanan yang ada saat ini masih didominasi oleh pemakaian ulang barang atau recycle, yang fokus pada barang akhir. Masih sedikit startup yang terjun ke bidang energi ataupun yang mempunyai dampak ekonomi lebih luas.

Huda menambahkan startup yang merambah ekonomi hijau kemungkinan besar akan banyak dilirik investor untuk beberapa tahun ke depan. Startup tersebut memang membutuhkan investasi yang besar, tetapi dampaknya juga akan besar.

Bendahara Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani menyebut para startup yang merambah ekonomi hijau memang mengikuti tren. Tetapi, ekonomi hijau di sisi lain juga dapat berdampak secara nyata.

"Kalau ditelusuri tren ini diakibatkan oleh banyaknya konsumen korporasi yang menginginkan barang dan jasa yang mereka beli diproduksi sesuai dengan program ekonomi hijau," ujarnya.

Menurut Edward tuntutan ke arah ekonomi hijau memang tidak bisa dibendung lagi dan para startup maupun Venture Capital harus sadar banyak sekali dana tersedia untuk startup maupun inisiatif yang benar-benar berdampak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper