Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRI Ventures Investasi di Sektor Consumer Brands Melalui Sembrani Kiqani

BRI Ventures mengincar total investasi hingga Rp500 miliar dengan menargetkan sektor Direct to Consumer (D2C).
Ahmad Thovan Sugandi
Ahmad Thovan Sugandi - Bisnis.com 24 Desember 2021  |  22:52 WIB
BRI Ventures Investasi di Sektor Consumer Brands Melalui Sembrani Kiqani
Ilustrasi - investama.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – BRI Ventures, perusahaan modal ventura milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. bersama local fund partners Kiqani, pada akhir tahun 2021 memulai investasi di sektor consumer brands.

Kerja sama yang menargetkan sektor Direct to Consumer (D2C) ini mengincar total investasi sampai dengan Rp500 miliar.

CEO BRI Ventures Nicko Widjaja menyebutkan selama 2020-2021, sektor D2C menunjukkan pertumbuhan yang sangat masif. Untuk itu Indonesia perlu inisiatif pendanaan yang ditujukan kepada brand lokal di bidang fashion, food & beverage (F&B), dan beauty yang berkembang pesat saat ini.

"Ini dapat menjadi menjadi awal Indonesia sebagai creative economy powerhouse. Brand yang berasal dari Indonesia kita harapkan bisa menjadi pemenang di negara ini, sehingga mampu berkompetisi dengan brand global yang semakin banyak masuk ke tanah air," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (23/12/2921).

Menurut Nicko, inisiatif yang diberi nama Sembrani Kiqani tersebut telah berinvestasi pada Yield Guild Games Southeast Asia yang merupakan perusahaan game berbasis blockchain.

Kedepannya, dia melanjutkan, Sembrani Kiqani akan memberikan pendanaan tahap awal dan mentoring ke sejumlah perusahaan D2C dan sektor crypto metaverse.

Dimulai sejak Juli 2021, Nicko mengatakan, Sembrani Kiqani berhasil menghimpun dana dari korporasi, local chain brands, dan family office. Jika kedepannya minat pemain D2C cukup besar, tidak menutup kemungkinan Sembrani Kiqani akan menambah pendanaan.

Menurutnya dalam menentukan investasi terhadap suatu brand, Sembrani Kiqani memperhatikan sejumlah aspek, yakni pengalaman konsumen (people experience), keunikan produk, performa brand, aspek keberlanjutan produk, serta dampaknya terhadap pasar potensial.

Terkait dengan prospek sektor D2C di Indonesia, BRI Ventures yang menggandeng local fund partners ‘Kiqani’, yang berpengalaman di bidang food & beverage, digital marketing, IP, games, dan web3.0 Crypto Metaverse, baik lokal maupun internasional, juga online dan offline.

Founder Kiqani Marcel Lukman menyebut BRI Ventures memiliki tujuan dan pandangan yang selaras dengan Kiqani terkait dengan pengembangan sektor D2C ini.

“Kami melihat banyak sekali brand Indonesia yang kuat, namun kurang memiliki kesempatan untuk jadi juara di negeri sendiri. Itu sebenarnya bisa dilakukan melalui investasi dan kita bantu mentoring,” ujarnya.

Marcel menambahkan, mentoring atau pendampingan bagi brand atau usaha yang diberikan investasi menjadi hal yang membuat Sembrani Kiqani berbeda dari fund kebanyakan.

Sehingga kedepannya, dia melanjutkan, Sembrani Kiqani tidak hanya akan menyediakan investasi dan network, tetapi juga mentoring untuk eksekusi, pendampingan dan pelatihan terkait dengan keuangan, pengelolaan inventory, digital marketing, manajemen hingga social media activation dan brand campaign.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp bri ventures
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top