Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos Apple Ikut Jejak Bezos-Musk Masuk Bisnis Luar Angkasa

Eksplorasi luar angkasa oleh perusahaan swasta belakangan menjadi semacam perlombaan bagi para orang kaya dunia. Mereka rela membayar mahal untuk hal tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 September 2021  |  03:05 WIB
Bos Apple Ikut Jejak Bezos-Musk Masuk Bisnis Luar Angkasa
Cuplikan video Privateer Space. - Twitter Steve Wozniak

Bisnis.com, Jakarta — Belakangan para bos perusahaan teknologi memiliki batas ekspansi baru, yakni luar angkasa. Setelah Elon Musk dengan SpaceX dan Jeff Bezos bersama Blue Origin, pendiri Apple Steve Wozniak mengumumkan startup baru bernama Privateer Space.

“Sebuah perusahaan ruang angkasa swasta dimulai, tidak seperti yang lain,” cuit Wozniak melalui akun Twitter-nya, Senin (13/9/2021).

Wozniak, yang dikenal sebagai Woz, akan mendirikan perusahaan itu dengan co-founder Ripcord, Alex Fielding. Rekan dari Steve Jobs itu juga mengunggah link video YouTube melalui akun Twitter miliknya yang menjelaskan misi Privateer Space menjaga ruang angkasa tetap aman dan dapat diakses oleh semua umat manusia.

Video tersebut dimulai dengan pesan kuat mengajak melangkah jauh bersama, tetap saling menjaga untuk memecahkan masalah bersama. Dalam video juga disebutkan bahwa eksplorasi luar angkasa bukan suatu perlombaan dan kompetisi, atau permainan. Pada akhir video, Privateer Space menyatakan langit bukan lagi batas. 

“Kami bukan satu orang, satu perusahaan, satu bangsa. Kami satu planet. Kami penjelajah. Kami pemimpi, pengambil risiko, insinyur, pengamat bintang,” bunyi narasi video berdurasi satu menit itu. 

Adapun saat ini eksplorasi luar angkasa oleh perusahaan swasta ramai diberitakan, khususnya terkait dengan perlombaan bisnis wisata. Persaingan telah terjadi antara Virgin Galactic, SpaceX, dan yang terbaru Blue Origin.

Persaingan ditandai dengan keberhasilan pendiri Virgin Galactic, Richard Branson, melakukan perjalanan ke luar angkasa pada Juli, disusul pendiri Amazon, Jeff Bezos, dengan roket Blue Origin .

Sementara itu, SpaceX mengirim rombongan turis luar angkasa pada 15 September 2021 pada pukul 8 malam EDT (sekitar pukul 07.00 WIB) dari Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida.

Diselenggarakan dan didanai oleh pengusaha Jared Isaacman, misi Inspiration4 menyebut dirinya sebagai "misi semua warga sipil pertama yang mengorbit" dan mewakili jenis wisata ruang angkasa baru. Majalah Time memperkirakan harga tiket untuk keempat kursi sekitar US$200 juta atau sekitar Rp2,8 trilun.3

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apple ruang angkasa stasiun luar angkasa

Sumber : Tempo

Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top