Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siapkan Cadangan Stok Pangan, Tanihub Lebih Siap Sambut Ramadan  

Tanihub menyatakan sejauh ini permintaan dari sisi produk segar di sisi pasokan masih landai, tetapi perusahaan tetap mengantisipasi permintaan yang meningkat saat Ramadan.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 28 Maret 2021  |  17:36 WIB
Ilustrasi TaniGroup. - dok. TaniGroup
Ilustrasi TaniGroup. - dok. TaniGroup

Bisnis.com, JAKARTA – Tanihub menyebutkan lebih siap menghadapi Ramadan kali ini. Sebab, mereka telah memiliki cadangan stok yang dinilai cukup untuk mengantisipasi kenaikan permintaan.

Head of Trade Procurement TaniHub Group Abednego Gunawan mengatakan perusahaan selalu memastikan ketersediaan stok, termasuk saat Ramadan.

“Kami sudah mencadangkan stok sekitar 20 persen lebih tinggi dibandingkan total penjualan pada Ramadan tahun lalu untuk mengantisipasi kenaikan permintaan pada 2021,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Minggu (28/3/2021).

Lebih lanjut, dia mengatakan keputusan cadangan stok dilandasi sistem perusahaan yang dapat menghitung pasokan dan permintaan secara terukur.

“Kami juga dapat mendatangkan barang barang kebutuhan harian [sayur dan buah] dari wilayah lain, misalnya melalui fasilitas Processing and Packing Center [PPC] kami di Malang ataupun dititipkan melalui logistik yang mengambil barang dari PPC, yang jadwal pengirimannya sudah rutin setiap minggunya,” katanya.

Menurutnya, untuk ketersediaan stok, beberapa item dasar untuk produk segar yang diminati saat Ramadan seperti cabai dan bawang sudah mulai kami kultivasi sendiri dari mitra petani kami melalui TaniFund.

Melalui TaniFund, dia mengatakan perusahaan memberikan pembiayaan untuk petani binaan mereka melakukan budidaya komoditas tertentu. Kemudian panennya akan diserap sesuai dengan jumlah kebutuhan dan harga yang ditentukan di awal.

Gunawan melihat sejauh ini permintaan dari sisi produk segar (fresh) di sisi pasokan masih landai, tetapi tentunya perusahaan tetap mengantisipasi permintaan yang meningkat saat Ramadan.

“Antisipasi kenaikan permintaan ini juga berlaku untuk produk sembako non-segar [groceries], seperti minyak goreng, beras, dan gula. Pasokan kami selalu menyesuaikan permintaan dari market, baik dari segmen B2B maupun B2C,” kata Gunawan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp taniHub
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top