Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kominfo akan Perkenalkan Maskot Siaran Digital Indonesia

Kementerian Kominfo bakal memperkenalkan Maskot Digital Indonesia atau Modi sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 09 Maret 2021  |  13:28 WIB
Kementerian Kominfo akan memperkenalkan Maskot Digital Indonesia atau Modi sebagai sosialisasi siaran digital yang akan hadir sekitar 20 bulan lagi.  - Dok. Kominfo
Kementerian Kominfo akan memperkenalkan Maskot Digital Indonesia atau Modi sebagai sosialisasi siaran digital yang akan hadir sekitar 20 bulan lagi. - Dok. Kominfo

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dikabarkan bakal memperkenalkan Maskot Digital Indonesia (Modi) sebagai bentuk sosialisasi siaran digital kepada masyarakat. Siaran digital yang sempat tertunda beberapa tahun, akan segera hadir di Indonesia sekitar 20 bulan lagi.

Berdasarkan dokumen yang diterima Bisnis.com, Selasa (9/3/2021), Modi memiliki dua warna yaitu biru dan kuning. Warna biru merepresentasikan teknologi dan warna kuning yang merepresentasikan keceriaan dan keramahan. Dengan arti dua warna tersebut, diharapkan kehadiran maskot ini lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

Selain itu untuk memperkuat representasi digitalnya, Modi dibuat mengenakan baju yang memberikan kesan futuristik dan mengenakan antena di telinganya untuk merepresentasikan televisi.

Modi memiliki slogan Bersih, Jernih, Canggih. Kata bersih merepresentasikan bersih gambarnya, kata jernih merepresentasikan jernih suaranya dan kata canggih merepresentasikan canggih teknologinya.

Slogan ini juga menjadi narasi utama dari Modi atau Maskot Digital Indonesia untuk terus disampaikan ke masyarakat dengan pendekatan yang ramah. Sebelumnya, persiapan menuju migrasi siaran analog ke digital, akan memasuki tahap seleksi penyelenggara multipleksing di 22 provinsi.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan sesuai dengan peraturan pemerintah No. 46/2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran (Postelsiar), TVRI dan Lembaga penyiaran swasta (LPS) akan menjadi penyelenggar multipleksing.

Adapun bagi LPS harus melalui proses seleksi dan evaluasi terlebih dahulu. Sedangkan TVRI tidak perlu.

“Hal ini diperlukan untuk melengkapi kebutuhan multipleksing yang telah diselenggarakan oleh Lembaga Penyiaran Publik TVRI,” kata Johnny.

Berikut adalah rencana desain Modi:

Desain Maskot Digital Indonesia atau Modi

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kominfo
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top