Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2 Teknologi Ini Punya Peran Penting dalam Akselerasi Digital

Teknologi tersebut menjadi bagian yang tidak terlepas untuk meningkatkan efektivitas industri pada era akselerasi digital.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 14 Januari 2021  |  21:52 WIB
UMKM go online.  - IM2
UMKM go online. - IM2

Bisnis.com, JAKARTA – Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI ) dan komputasi awan (cloud computing) dinilai memiliki peranan penting dari suksesnya transformasi digital ke depan.

Director of ICT Strategy and Business Huawei Indonesia Mohamad Rosidi menilai kedua teknologi tersebut akan masif untuk diadopsi mulai dari tahun ini, bahkan setelah pandemi Covid-19 telah mereda.

“Sebenarnya teknologi yang booming setelah Covid-19, bila ditinjau kembali dari sebelum dan sesudah, maka konektivitas dan kecepatan atau kualitas digital masih jadi yang utama dan hal ini ditopang oleh cloud dan setelahnya semua aktivitas [industri] akan mengarah ke sana,” katanya lewat diskusi virtual, Kamis (14/1/2021).

Lebih lanjut, dia menjelaskan teknologi tersebut menjadi bagian yang tidak terlepas untuk meningkatkan efektivitas industri pada era akselerasi digital.

“Perkembangan AI di Indonesia terus membaik. Bahkan, saya dengar di Indonesia sudah ada strategi nasional untuk AI kami melihat pemerintah serius dalam pengembagan AI,” katanya.

Rosidi menilai untuk saat ini edukasi dan kesehatan menjadi sektor utama dan penting untuk mendapat adopsi dari teknologi tersebut. Hal ini juga untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) lebih siap ketika teknologi 5G mulai diadopsi di Tanah Air.

“Berikutnya, teknologi 5G pada saat mengadopsi apa pemahamannya sudah siap? Makanya, kami sejak 2019 terus melakukan literasi dan knowledge sharing. Agar semua memiliki pemahaman, baik dari fungsi dan benefitnya,” kata Rosidi.

Berdasarkan riset dari Google, Temasek dan Bain & Company, 56 persen dari tambahan konsumen digital berasal dari non-metro.

Riset tersebut juga menunjukkan bahwa ekonomi digital pada 2020 mengalami lonjakan tajam, tumbuh 11 persen dibandingkan 2019 atau saat ini mencapai US$ 44 Miliar.

Tentunya, ini membuka peluang di beberapa bidang industri yang membuat potensi ekonomi digital membesar lebih dari US$ 124 miliar pada 2025.

Berdasarkan laporan tersebut, potensi digital ekonomi Indonesia disebut masih sangat terbuka lebar karena memiliki jumlah populasi terbesar keempat di dunia dengan jumlah pengguna ponsel sebanyak 338 juta atau 124 persen dari total populasi nasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

huawei transformasi digital ekonomi digital
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top