Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jepang Setop Penjualan Kendaraan Berbahan Bakar Minyak Mulai 2030

Sejumlah sumber menyebut Kementerian Perekonomian Jepang ingin mengalihkan penjualan kendaraan yang sepenuhnya menggunakan bahan bakar minyak dengan kendaraan alternatif seperti mobil hibrida, listrik, dan tenaga sel.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  11:44 WIB
Pabrik Mobil.  - Reuters UK
Pabrik Mobil. - Reuters UK

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Jepang berencana untuk secara bertahap menghentikan penjualan kendaraan baru berbahan bakar minyak sebelum pertengahan 2030.

Melansir NHK pada Jumat (4/12/2020), sejumlah sumber menyebut Kementerian Perekonomian Jepang ingin mengalihkan penjualan kendaraan yang sepenuhnya menggunakan bahan bakar minyak dengan kendaraan alternatif seperti mobil hibrida, listrik, dan tenaga sel.

Tentunya upaya tersebut dilakukan untuk untuk mengatasi isu-isu lingkungan, seperti polusi udara dan menipisnya energi minyak bumi.

Sasaran tersebut diperkirakan akan secara resmi diterapkan pada akhir tahun ini setelah dibahas oleh panel pakar.

Kebijakan ini diambil setelah Perdana Menteri Suga Yoshihide berjanji untuk memangkas emisi gas rumah kaca Jepang menjadi nol sebelum 2050.

Di negara lain, salah satunya adalah Inggris, berencana untuk melarang penjualan kendaraan baru berbahan bakar solar dan gas sebelum 2030, dan hibrida pada 2035.

Negara bagian California di AS juga menargetkan untuk mengakhiri penjualan kendaraan berbahan bakar minyak sebelum 2035, sedangkan Prancis memasang target hingga 2040.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang BBM
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top