Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Elon Musk Siapkan Jaringan Internet untuk Penduduk Pertama Planet Mars

Meskipun tidak ada deadline yang resmi untuk kedatangan manusia ke Mars, prosesnya akan dimulai ketika NASA tiba kembali di Bulan pada tahun 2024.
Fransisco Primus Hernata
Fransisco Primus Hernata - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  18:19 WIB
Pendiri SpaceX Elon Musk.  - Reuters
Pendiri SpaceX Elon Musk. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - SpaceX bersiap menyambut kedatangan manusia ke Mars dengan menjanjikan untuk mengirimkan fasilitas internet ke Planet Merah itu.

Meskipun tidak ada deadline yang resmi untuk kedatangan manusia ke Mars, prosesnya akan dimulai ketika NASA tiba kembali di Bulan pada tahun 2024. NASA akan membangun pangkalan bulan yang sebagian akan bertindak sebagai titik awal dalam perjalanan menuju Mars.

Menurut Presiden and Chief Operating Officer dari SpaceX, Gwynne Shotwell, proses tersebut akan membuat SpaceX membangun sistem satelit Starlink untuk mengorbit Mars, seperti yang dilakukan perusahaan di Bumi.

"Begitu kita membawa orang ke Mars, mereka akan membutuhkan kemampuan untuk berkomunikasi. Tentu saja, Anda perlu menghubungkan kedua planet juga, jadi kami memastikan kami memiliki telekomunikasi yang kuat antara Mars dan Bumi," ujar shotwell seperti dikutip dari express.co.uk

Shotwell juga ingin menekankan bahwa SpaceX meski telah fokus untuk membawa orang ke Mars, mereka belum menyerah terhadap Bumi.

Sebaliknya, dengan pindah ke Mars, Shotwell percaya bahwa umat manusia memiliki peluang lebih baik untuk menyelamatkan Bumi.

"Saya ingin Anda memahami bahwa kita tidak menyerah terhadap Bumi ketika kita berbicara tentang membangun kapabilitas untuk memindahkan umat manusia ke planet lain. Ini bukan berarti menyerah terhadap Bumi, hal ini sebenarnya memberikan peluang bagi umat manusia jika ada peristiwa yang mengerikan."

Musk telah memperingatkan manusia pertama yang melakukan perjalanan ke Mars memiliki kemungkinan kematian yang sangat tinggi saat tiba 

Pada sebuah pembicaraan pada bulan lalu, miliarder kelahiran Afrika Selatan itu berkata pergi ke Mars, bukanlah masalah yang mendasar. Masalah yang mendasar adalah membangun pangkalan, serta membangun kota di Mars yang mandiri

"Dan kami akan membangun gedung-gedung pendorong proyek ini, yang merupakan pangkalan Mars awal yaitu Mars Base Alpha dan kemudian membuat pangkalan ini menuju titik di mana ini bisa mandiri. Saya ingin menekankan bahwa ini adalah hal yang sangat sulit dan berbahaya, sulit, dan bukan untuk mereka yang lemah," ujarnya.

"Ada kemungkinan besar kau akan mati, dan hal ini akan berjalan sulit, tapi akan sangat mulia jika ini berhasil,” ujarnya seperti dikutip dari express.co.uk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

planet mars elon musk
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top