Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bentuk Usaha Patungan dengan SK Telecom, Uber Investasi US$150 Juta

Kemitraan ini akan berhadapan dengan Kakao Corp. yang juga merupakan penyedia layanan mobilitas terbesar di Korea Selatan.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  10:03 WIB
/uber.com
/uber.com

Bisnis.com, JAKARTA – Uber Technologies Inc. berencana membenamkan investasi untuk usaha patungannya dengan SK Telecom Co. di Korea Selatan.

Upaya ini dilakukan untuk memperluas ekspansi layanan Uber, memenangkan persaingan, dan meminimalisasi tekanan pemerintah yang dihadapinya di Negeri Ginseng ini.

SK Telecom berencana memisahkan bisnis peta dan ride-hailing dari T Map Mobility pada 29 Desember 2020. Unit bisnis ini setidaknya sudah menciptakan layanan dengan lebih dari 200.000 pengemudi dan 750.000 taksi setiap bulannya.

Setelah pemisahan unit itu selesai, maka SK Telecom mulai mengintegrasikannya dengan Uber dengan investasi senilaiUS$100 juta sehingga kepemilikan Uber mencapai 51 persen.

Tak hanya itu, Uber juga berinvestasi ke T Map Mobility senilai US$50 juta. Kedua perusahaan ini diperkirakan mulai beroperasi penuh pada semester awal tahun mendatang.

Rencananya, Uber dan SK akan segera merilis platform mobilitas tersebut setelah mengantongi izin dari otoritas setempat. Kemitraan ini akan berhadapan dengan Kakao Corp. yang juga merupakan penyedia layanan mobilitas terbesar di Korea Selatan.

Dilansir dari Bloomberg, Jumat (16/10/2020), kemitraan itu muncul ketika Uber mulai melakukan ekspansi agresif untuk memperluas pasarnya di luar pasar utamanya.

Saat ini, Uber sedang mempertimbangkan untuk membeli usaha patungan antara Daimler AG dengan BMW AG yang disebut Free Now. Kesepakatan ini diperkirakan akan menggenjot pangsa pasar Uber di Eropa dan Amerika Latin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korea selatan Uber Technologies

Sumber : Bloomberg

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top