Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Usai Dapat Pendanaan US$58 Juta, Social Bella Resmi Ekspansi ke Vietnam

Vietnam punya banyak kesamaan dengan Indonesia karena memiliki populasi generasi muda yang melek digital dan memiliki pasar perawatan diri tumbuh cepat.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 15 Oktober 2020  |  14:41 WIB
Sociolla siap melakukan ekspansi ke Vietnam - istimewa
Sociolla siap melakukan ekspansi ke Vietnam - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Social Bella, perusahaan beauty tech asal Indonesia resmi melebarkan sayap bisnis ke pasar internasional pertamanya, Vietnam.

Ekspansi ke Vietnam ditandai dengan hadirnya e-commerce kecantikan dan perawatan pribadi Sociolla di negara tersebut untuk melayani beauty enthusiast melalui ribuan produk.

Co-Founder dan President of Social Bella, Christopher Madiam mengatakan bahwa ekspansi ini telah dipersiapkan dengan matang termasuk pemahaman perilaku konsumen lokal di Vietnam, menyusul putaran pendanaan terbaru senilai US$ 58 juta dari investor global, termasuk Temasek, Pavilion Capital, dan Jungle Ventures.

Menurutnya, Vietnam memiliki banyak kesamaan dengan Indonesia karena memiliki populasi generasi muda yang melek digital dan memiliki pasar kecantikan dan perawatan diri yang bertumbuh dengan cepat.

Berdasarkan laporan Cosmeticsdesign-asia.com, pasar kecantikan dan perawatan diri Vietnam tetap kuat dan adaptif selama pandemi COVID-19. Sektor kecantikan di Vietnam secara khusus mengalami pertumbuhan sekitar 80% pada platform online.

“Oleh karena itu, kami yakin Vietnam adalah negara yang tepat untuk rencana ekspansi internasional pertama kami,” ujarnya, dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, Kamis (15/10/2020).

Christopher menambahkan bahwa pendanaan terbaru tersebut menunjukkan kepercayaan dan dukungan kuat dari para investor. Hal ini turut memperkuat semangat dan keyakinan perusahaan untuk membuat keputusan strategis untuk berekspansi.

“Kami berharap dengan ekspansi ini kami dapat tumbuh dari perusahaan beauty-tech terdepan di Indonesia menjadi yang terdepan di regional,” tuturnya.

Sementara itu, Co-Founder dan CEO Social Bella, John Rasjid menuturkan, dengan ekosistem yang terintegrasi, didukung oleh teknologi serta pemahaman mendalam mengenai konsumen, pihaknya menyediakan produk kecantikan yang berkualitas dan bersertifikat BPOM untuk melayani jutaan beauty enthusiast di Indonesia.

“Selama pandemi Covid-19 pun, kami mempertahankan komitmen kami dalam melayani konsumen dengan cara yang relevan namun tetap kompetitif. Tahun ini, Social Bella melangkah keluar untuk melayani lebih banyak konsumen di negara tetangga dan mendukung lebih banyak brand kecantikan dengan cara yang inovatif,” ujarnya.

John Rasjid menuturkan bahwa Social Bella telah bermitra dengan berbagai brand internasional dan membantu mereka memilih kategori produk yang tepat untuk pasar Indonesia. Melalui ekspansi internasional ini, pihaknya juga ingin membuka akses bagi produk brand kecantikan lokal ke lebih banyak konsumen di luar Indonesia.

“Kami melihat bahwa brand kecantikan lokal semakin inovatif meluncurkan produk berkualitas dengan harga terjangkau yang mampu bersaing dengan produk internasional. Lewat ekspansi ini, kami tak hanya akan membuka akses distribusi tetapi juga memberikan dukungan secara menyeluruh untuk memastikan produk mereka diterima dengan baik oleh pasar Vietnam. Untuk itu, kami telah bekerja sama dengan sejumlah mitra lokal untuk mendukung rencana pertumbuhan bisnis yang holistik di Vietnam,” lanjutnya.

ESQA, brand lokal yang berfokus pada produk kecantikan vegan merupakan salah satu brand yang akan melebarkan pasar ke Vietnam bersama Sociolla. Cindy Angelina, Co-founder ESQA Cosmetics menambahkan bahwa pihaknya telah mengalami pertumbuhan yang signifikan sejak bergabung di e-commerce Sociolla.com pada April 2017.

“Hal ini tentunya tidak dapat tercapai tanpa kemampuan Social Bella untuk memahami kebutuhan konsumen. Kesuksesan ini kami harapkan akan berlanjut seiring dengan ekspansi kami ke Vietnam,” ujarnya.

Social Bella telah mengalami pertumbuhan pesat sejak didirikan pada tahun 2015. Berevolusi dari e-commerce kecantikan yang tumbuh paling cepat menjadi ekosistem kecantikan yang lengkap, menggarap peluang industri kecantikan dan perawatan diri yang berkembang di Indonesia. Social Bella kini memiliki beberapa unit bisnis, termasuk delapan toko offline, dan diperkirakan telah melayani kurang lebih 30 juta pengguna pada tahun 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kecantikan sociopreneur StartUp
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top