Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Asteroid Palsu Ternyata Roket 1966 yang Menghilang

Setelah 54 tahun, roket yang mencoba mendarat di bulan dan menghilang, kembali ditemukan. Roket tersebut sempat diduga sebagai asteroid.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 12 Oktober 2020  |  12:46 WIB
Roket tua yang menghilang sempat dikira sebagai asteroid. - ilustrasi
Roket tua yang menghilang sempat dikira sebagai asteroid. - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Asteroid palsu yang bergerak menuju bumi telah diidentifikasi oleh NASA dan diperoleh hasil adalah roket tua.

Roket memperkirakan bahwa asteroid palsu tersebut adalah roket yang diterbangkan dari bumi dan melakukan percobaan mendarat di bulan pada 1966. Para ahli tidak menyangka bahwa roket tersebut butuh waktu hingga 54 tahun untuk kembali ke bumi..

Mengutip dari Dailymail, Senin (12/10/2020), tim NASA sempat mencoba mendarat di Bulan berpikir pada tahun 1966. Namun, tim tersebut tidak melihat kembali roket yang diterbangkan sebab telah tersapu ke orbit matahari.

Chodas Direktur dari Studi Objek Dekat Bumi NASA Jet Propulsion Laboratory di California, Chodas memprediksikan bahwa kemungkinan roket tersebut akan kembali dengan cepat ke bumi dengan kecepatan 2.414 km per jam. Temuan roket tua ini berawal dari teleskop di Hawai menemukan objek misterius bulan lalu.

Objek misterius tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar delapan meter kira-kira sepanjang bus. Benda tersebut diduga sebuah asteroid yang dinamai asteroid 2020 SO tetapi sekarang dipercaya merupakan bagian dari roket Centaur yang diluncurkan Inspektur Amerika 2 untuk mendarat di bulan 54 tahun lalu.

Saat diluncurkan 54 tahun lalu, roket tersebut menghilang dan masuk ke orbit matahari, melewati bulan. Chodas mengatakan objek ini berputar mengelilingi orbit Matahari dimana hal ini tidak lazim untuk asteroid.

Roket tua yang diduga asteroid ini berputar bersama bum. Dia memperkirakan benda tersebut akan menghabiskan waktu empat bulan mengelilingi orbit Bumi dari pertengahan November. Chodas meragukan objek itu akan menabrak bumi dalam waktu dekat ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasa roket
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top