Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

YouTube Bakal Jadi E-commerce?

Google berkeinginan mengubah tumpukan video di YouTube menjadi katalog besar sehingga para penonton bisa melihatnya, memilihnya, dan membelinya.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 12 Oktober 2020  |  08:38 WIB
Logo youtube - Akbar Evandio
Logo youtube - Akbar Evandio

Bisnis.com, JAKARTA – Semua mainan, gawai, dan barang-barang yang kamu lihat di YouTube sebentar lagi bisa dijual secara online. Bukan lewat Amazon, tetapi lewat YouTube.

Aplikasi video terbesar di dunia mulai meminta para influencer untuk menggunakan software YouTube untuk menandai dan melacak produk yang diunggulkan dalam video mereka. Data-data tersebut akan terhubung secara analitis dan alat belanja dari induk Google.

Google berkeinginan mengubah tumpukan video di YouTube menjadi katalog besar sehingga para penonton bisa melihatnya, memilihnya, dan membelinya. Dilansir dari Bloomberg, Senin (12/10/2020), perusahaan juga tengah melakukan uji coba untuk mengintegrasikannya dengan Shopify Inc. untuk menjual proudk-produk itu melalui YouTube.

Juru bicara YouTube pun mengamini bahwa perusahaan sedang melakukan uji coba fitur tersebut dengan sejumlah akun video. Creator akan memiliki kontrol penuh terhadap produk yang akan ditampilkan.

Namun, dia mengatakan bahwa perusahaan sedang melakukan uji coba dan menolak untuk m Langkah ini memiliki potensi untuk mengubah YouTube dari sebuah pengiklan raksasa menjadi e-commerce baru yang akan bersaing dengan Amazon.com Inc. dan Alibaba Group Holding Ltd.

“YouTube adalah salah satu asset yang bisa digunakan. Jika mereka memutuskan untuk berinvestasi di dalamnya, maka itu adalah peluang untuk mereka,” kata Presiden e-commerce Basket Andy Ellwood.

Kendati demikian, masih belum jelas bagaimana YouTube ini akan meraup keuntungan dari penjualan tersebut. Yang pasti, layanan baru ini mulai menawarkan paket langganan dan mengambil potongan 30 persen dari pembayaran itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

google youtube

Sumber : Bloomberg

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top