Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pakai Jetpack, 'Paramedis Terbang' Tolong Korban Kecelakaan di Atas Gunung

Layanan Ambulans Inggris Utara atau Great North Air Ambulance Service (GNAAS) gunakan jetpack untuk melakukan pertolongan pertama pada korban di wilayah yang sulit dijangkau.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 04 Oktober 2020  |  08:16 WIB
Pakai Jetpack, 'Paramedis Terbang' Tolong Korban Kecelakaan di Atas Gunung
Ilustrasi Jet Pack
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Layanan Ambulans Inggris Utara atau Great North Air Ambulance Service (GNAAS) punya cara yang unik untuk melakukan pertolongan pertama pada korban di wilayah yang sulit dijangkau.

Alih-alih menggunakan helikopter, layanan ambulans nirlaba itu malah menggunakan manusia terbang. Manusia terbang yang dimaksud adalah petugas yang terbang melayang di udara menggunakan jetpack.

Tentunya apa yang dilakukan mereka membuat banyak orang takjub. Hal yang biasanya hanya bisa dilihat di film fiksi atau serial gim Grand Theft Auto menjadi kenyataan dan digunakan untuk kebaikan.

Mengutip Al Jazeera pada Minggu (4/10/2020), Paramedis GNASS Andy Mawson mengatakan penggunaan jetpack sangat memudahkan gerak paramedis di wilayah pegunungan yang terjal dan berbatu. Mereka dapat bergerak dengan cepat dengan biaya yang lebih rendah.

"Ini adalah sesuatu yang luar biasa, kita bisa bergerak lebih cepat dari biasanya untuk menolong orang yang terluka atau mengalami cedera," katanya.

Jetpack yang digunakan oleh GNASS merupakan buah dari kerjasama dengan Gravity Industry. Untuk membawa petugas beserta perlengkapan medisnya digunakan mesin jet dengan 1.050 tenaga kuda.

Jetpack tersebut bisa digunakan untuk terbang hingga ketinggian 12.000 kaki atau 3 568 meter. Untuk alasan keamanan, alat tersebut hanya boleh digunakan ketika cuaca cerah saja.

Saat ini, GNASS dan Gravity Industry masih melakukan ujicoba untuk menyempurnakan jetpack tersebut. Paling lambat, pada musim panas tahun depan paramedis GNASS sudah bisa menggunakannya untuk layanan reguler.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenaga medis gunung agung
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

back to top To top