Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MediaTek dan Ericsson Klaim Sukses Uji Interoperabilitas CA 5G

MediaTek dan Ericsson g berhasil menyelesaikan ketiga kombinasi carrier aggregation (CA) new radio (NR) time division duplex (TDD) dan frequency division duplex (FDD) di sebuah chipset MediaTek Dimensity 5G tunggal.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  09:27 WIB
MediaTek - Istimewa
MediaTek - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - MediaTek mengumumkan pencapaian baru dalam uji interoperabilitas 5Gnya dengan Ericsson untuk kesiapan jaringan 5G standalone (SA).

MediaTek dan Ericsson g berhasil menyelesaikan ketiga kombinasi carrier aggregation (CA) new radio (NR) time division duplex (TDD) dan frequency division duplex (FDD) di sebuah chipset MediaTek Dimensity 5G tunggal.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima oleh Bisnis pada Kamis (1/10/2020), kombinasi yang dilakukan adalah CA dari TDD+TDD, FDD+TDD, dan FDD+FDD. Kedua perusahaan melakukan panggilan data 5G SA dengan melakukan agregasi 20MHz di spektrum FDD dan 100MHz di spektrum TDD dengan chipset MediaTek Dimensity 1000+ di Ericsson Lab di Kista.

MediaTek dan Ericsson juga telah mendemonstrasikan sebuah koneksi 5G frequency range 1 (FR1) dengan TDD+TDD CA, berfokus di sub-6GHz CA. Pengujian yang dilakukan di lab Ericsson di Beijing ini mencapai kecepatan hampir 2,66Gbps dengan pola TDD 7:3 di bandwidth agregasi total 200MHz.

Pengujian dilakukan di tiga konfigurasi kanal bandwidth berbeda, memperlihatkan fleksibilitas dan skalabilitas dari Dimensity 1000+ yang mampu mendukung berbagai spektrum berbeda untuk operator jaringan di seluruh dunia.

Kedua perusahaan juga telah melakukan pengujian CA FDD sub-2,6GHz di dua komponen carrier 20MHz untuk jaringan non-standalone (NSA) dan SA. Tipe teknologi CA ini akan memungkinkan operator jaringan untuk lebih luas membangun 5G, menawarkan kecepatan downlink lebih dari 400Mbps dalam cakupan seluruh negara dengan agregasi aset spektrum FDD.

Kombinasi dari NR FDD sub-2,6GHz dan NR TDD sub-6GHz menyediakan keunggulan bagi kedua peningkatan cakupan dan kapasitas. Pengujian ini memperlihatkan bahwa agregasi yang mulus dari koneksi 5G akan menyediakan rata-rata throughput 30 persen lebih tinggi bagi pengguna dan memampukan operator jaringan untuk mengelola kapasitas 5G dengan lebih efisien.

“MediaTek berada di depan untuk inovasi NR CA, mengembangkan dan menguji berbagai teknologi 5G SA generasi berikut untuk menghasilkan cakupan 5G yang kokoh bagi konsumen di seluruh dunia,” kata General Manager, Wireless Communication System and Partnership MediaTek JS Pan.

Pan menambahkan portofolio chipset Dimensity MediaTek yang berkinerja tinggi dan irit daya mendukung berbagai konfigurasi carrier aggregation yang berbeda untuk dukungan NR CA yang komprehensif.

Sementara itu, Head of Product Area Networks Ericsson Per Navinger mengatakan Teknologi carrier aggregation merupakan hal yang wajib ada untuk jaringan 5G yang lebih baik mendorong cakupan, kapasitas dan kecepatan dengan mengaktifkan kombinasi aset spektrum 5G yang tersedia.

"Pengujian kami dengan MediaTek terus membangun dasar untuk jaringan-jaringan 5G yang akan menyediakan pengalaman 5G lebih baik bagi konsumen dan membantu operator untuk menawarkan 5G dengan lebih efisien,” tegasnya.

Seluruh pengujian dilakukan di lab dengan sebuah chipset komersil MediaTek Dimensity 1000+ dan sebuah radio Ericsson AIR 6488 5G menggunakan perangkat lunak 5G NR komersil dan solusi Ericsson 5G Cloud Core dual-mode. Implementasi ini seluruhnya mematuhi spesifikasi 3GPP Release 15 untuk 5G.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ericsson mediatek
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top