Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Besok, Asteroid 2020 SW Sapa Bumi Dalam Jarak Dekat

Ada asteroid yang akan siap mendekati Bumi, tetapi tidak akan terlihat dengan mata telanjang.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 23 September 2020  |  13:43 WIB
Asteroid meluncur menuju bumi - istimewa
Asteroid meluncur menuju bumi - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah batu luar angkasa yang dikenal sebagai 2020 SW akan menyapa bumi pekan ini. Tepatnya pada Kamis (24/9/2020).

Melansir Live Science, Rabu (23/9/2020), menurut Center for Near Earth Object Studies (CNEOS) di Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California, asteroid ini melintas dengan jarak yang sangat dekat, sekitar 16.700 mil (27.000 kilometer) jauhnya dari Bumi.

Sebagai perbandingan, bulan berada pada jarak rata-rata 238.900 mil (384.000 km) atau sekitar 30 jarak Bumi. Asteroid ini akan melintas pada jarak sekitar 2,1 Bumi. Ini berarti asteroid 2020 SW akan melintas lebih dekat daripada satelit TV dan cuaca, yang mengorbit sekitar 22.300 mil (35.888 km) dari Bumi, menurut EarthSky.

Para ilmuwan belum menentukan ukuran pasti asteroid itu, tetapi ukurannya tidak terlalu besar. Menurut CNEOS kemungkinan antara 14 kaki dan 32 kaki (4,4 dan 9,9 meter) panjangnya.

Asteroid yang berpotensi berukuran RV ini ditemukan minggu lalu, pada 18 September, oleh the Mount Lemmon Survey di Arizona, dan diumumkan keesokan harinya oleh Minor Planet Center, sebuah kelompok yang didanai NASA untuk memantau planet kecil, komet, dan satelit alam.

Melintasi Bumi sebenarnya akan menjadi peristiwa yang mengubah hidup asteroid 2020 SW. Menurut EarthSky, ini adalah asteroid kecil sehingga gravitasi Bumi diharapkan mengubah jalur batuan luar angkasa ketika diperbesar oleh planet kita pada 7:18 pagi EDT (11:18 UTC). Asteroid ini akan kembali menyapa Bumi pada 3 Juni 2029, menurut Jet Propulsion Laboratory.

Sementara itu, asteroid 2020 SW diperkirakan akan melaju dengan kecepatan sekitar 17.200 mph (27.720 km / jam, atau 7.7 km / detik) relatif terhadap Bumi seperti yang disebut dalam laporan Jet Propulsion Laboratorium.

Asteroid akan tampak lebih cerah saat mendekati Bumi, tetapi tidak akan terlihat dengan mata telanjang. Jika Anda ingin melihat batu luar angkasa dengan jelas, kunjungi situs web The Virtual Telescope, yang menayangkan siaran langsung mulai pukul 6 sore. EDT (22:00 UTC) pada hari Rabu, 23 September.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumi asteroid ruang angkasa
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top