Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Layanan Google Meet Premium Berbayar Mulai 1 Oktober, Gratis Hanya 1 Jam

Layanan tersebut digratiskan sejak 1 Maret 2020 setelah pandemi Covid-19 merebak untuk mendukung aktivitas yang mau tidak mau harus dilakukan secara daring.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 23 September 2020  |  12:32 WIB
Google Meet
Google Meet

Bisnis.com, JAKARTA - Oktober 2020 makin dekat, bagi Anda yang selama ini mengandalkan Google Meet versi gratis untuk melakukan video konferensi.

Karena seperti diketahui, layanan premium Google Meet yang digratiskan oleh Google setelah pandemi Covid-19 merebak terbatas dengan 30 September 2020 saja. Layanan tersebut digratiskan sejak 1 Maret 2020 setelah pandemi Covid-19 merebak untuk mendukung aktivitas yang mau tidak mau harus dilakukan secara daring.

Hingga pekan ketiga September 2020, belum nampak tanda-tanda apakah Google akan memperpanjang layanan premium gratis untuk Google Meet.

Dengan demikian, mulai bulan depan pengguna Google Meet non-premium hanya bisa menggelar pertemuan daring selama satu jam saja.

Perkiraan biaya Google Meet

Jumlah peserta juga akan dibatasi kembali seperti sebelumnya. Maksimal peserta yang bisa berpartisipasi dalam pertemuan daring Google adalah sebanyak 100 orang.

Waktu pertemuan yang dibatasi maksimal selama satu jam tentunya menjadi persoalan bagi banyak pihak, terutama mereka yang melangsungkan kegiatan belajar mengajar.

Solusinya tentu membayar biaya berlangganan G Suite Essential seharga US$8 per bulan. Pengguna akan mendapatkan durasi pertemuan hingga 300 jam dan maksimal 150 peserta.

Selain itu, ada pula G Suite Enterprise yang diperuntukkan bagi perusahaan atau pebisnis. Google memberikan durasi hingga 300 jam dan jumlah peserta maksimal 250 orang untuk satu kali pertemuan.

Google tidak mencantumkan berapa harga berlangganan untuk layanan ini. Di situs resminya hanya tertulis "hubungi bagian penjualan untuk mengetahui harga"

Tampilan Google Meet

Google Meet adalah perangkat lunak konferensi video besutan Google yang memungkinkan banyak orang bertemu dalam satu ruang rapat digital dengan cara yang lebih mudah atau sederhana. Beberapa prosedur yang harus dilalui ketika menggunakan Zoom mungkin tak akan ditemukan dalam perangkat lunak yang satu ini.

UC Today menyebut Google Meet telah memiliki lebih dari 100 juta peserta rapat, menjadikannya sangat populer seperti Zoom dan perangkat konferensi video lainnya yang mungkin sudah lebih dulu hadir dan populer.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

google video
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top