Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gojek Tanggapi Isu Rencana Investasi Telkomsel

Gojek memberikan tanggapannya terkait dengan isu investasi Telkomsel yang bakal mengalir ke dekakorn tersebut.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  18:57 WIB
Pengemudi Ojek Online membeli pesanan makanan yang diorder dari aplikasi di Jakarta. Bisnis - Arief Hermawan P
Pengemudi Ojek Online membeli pesanan makanan yang diorder dari aplikasi di Jakarta. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Karya Anak Bangsa atau Gojek Indonesia memilih untuk tidak berkomentar mengenai kabar investasi Telkomsel yang bakal mengalir ke dekakorn tersebut.

Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita mengatakan bahwa perseroan selalu melihat peluang untuk mendukung akselerasi digital.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya Gojek untuk berkontribusi kepada pertumbuhan dan ketahanan ekonomi Indonesia. Adapun mengenai kabar aliran investasi yang bakal masuk ke Gojek, Nila enggan belum dapat berkomentar.

“Terkait pemberitaan yang beredar [investasi Telkomsel ke Gojek], kami tidak dapat menanggapi hal tersebut,” kata Nila kepada Bisnis.com, Selasa (25/8/2020).

Sebelumnya, Dealstreet, memberitakan bahwa Telkomsel berencana untuk investasi di Gojek, sebagaimana rencana induknya pada 2018 untuk memperluas bisnis digital.

Dealstreet menyebutkan bahwa Telkom kabarnya saat itu telah berencana investasi senilai US$400 juta ke Gojek. Adapun nilai yang ditawarkan Telkomsel pada investasi kali ini, menurut sumber Dealstreet, tidak akan berbeda jauh.

“Gojek akan mendapatkan keuntungan dari banyaknya pelanggan Telkomsel dan Telkomsel dapat memanfaatkan ekosistem gojek jika kesepakatan itu terwujud,” kata sumber tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel telekomunikasi Gojek
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top