Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Infrastruktur Digital di Destinasi Pariwisata Jadi Perhatian

Kebutuhan internet cepat menjadi bagian tak terpisahkan dari keberadaan destinasi pariwisata di Indonesia.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 07 Juli 2020  |  17:51 WIB
Ilustrasi pantai. - istimewa
Ilustrasi pantai. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Kebutuhan internet cepat di sejumlah destinasi pariwisata menjadi perhatian tersendiri bagi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kominfo Ahmad M. Ramli mengatakan penyediaan jaringan telekomunikasi, termasuk internet, merupakan faktor yang terpisahkan dalam upaya mendukung industri pariwisata.

Dia mengklaim bahwa di beberapa destinasi pariwisata Indonesia telah memiliki kualitas pelayanan internet yang memadai.

“Kalau di Danau Toba kami bisa sampaikan bahwa kualitas pelayanan terbaik ada di Tombak Sulu-sulu [salah satu situs budaya yang ada di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan] dengan kecepatan internet 34,85 Mbps. Jadi, di sana daerahnya tidak terlalu banyak orang tapi kemudian kualitas service-nya sangat baik, tetapi Bandara Internasional Kualanamu kecepatan internetnya ada 15,21 Mbps,” terangnya saat dihubungi Bisnis, Selasa (7/7/2020).

Contoh lainnya seperti di Candi Borobudur yang memiliki kecepatan internet sebesar 15,84 Mbps, Bandara Lombok Raya sekitar 23,04 Mbps, dan Pelabuhan Teluk Awing 20,90 Mbps.

Ahmad mengatakan bahwa tingkat kecepatan internet di destinasi wisata tersebut dipengaruhi oleh dua faktor. Pertama, dari sisi kualitas pelayanan yang dihadirkan oleh operator dan kedua dari pilihan konsumen dalam memilih paket data.

“Kalau di daerah tadi seperti di Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, mereka sudah di atas 10 Mbps dan ini otomatis unduhnya bisa lebih cepat. [Data ini] kami dapatkan dari drive test yang dilakukan oleh Kominfo,” paparnya.

Dia mengatakan bahwa agar kebutuhan layanan diberbagai pelosok wilayah, Kominfo akan terus memantau kebutuhan tersebut.

“Nanti [bila ada kebutuhan] kami akan minta operator untuk memperbaiki hal itu, bila ada kebutuhan bandwidth kami akan minta ditingkatkan lagi,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata internet
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top