Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Interstellar Bangun Fasilitas Baru Perakiran Roket

Presiden Interstellar Technologies Co. Ltd (IST) Takahiro Inagawa mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai pembangunan pabrik baru di Meitake, Taiki-cho, Hokkaido.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  21:20 WIB
Desain Fasilitas Baru Interstellar. Sumber: Interstellar Technologies
Desain Fasilitas Baru Interstellar. Sumber: Interstellar Technologies

Bisnis.com JAKARTA—Pabrikan roket luar angkasa asal Jepang, Interstellar Technologies Co. Ltd,. membangun fasilitas baru dengan luas hampir 1.000 meter persegi di Meitake, Hokaido, Jepang.

Dalam keterangan resminya, Presiden Interstellar Technologies Co. Ltd (IST) Takahiro Inagawa mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai pembangunan pabrik baru di Meitake, Taiki-cho, Hokkaido.

Perseroan bergerak sebagai arsiteknya, sementara desain kontruksi akan dikerjakan oleh Hagiwara Construction Industry Co, Ltd. Fasilitas tersebut akan berada di lahan seluas 995 meter persegi, sedangkan luas bangunan mencapai 523,73 meter persegi. Rencananya, periode konstruksi akan dilakukan awal Juni 2020 hingga awal Desember 2020.

Dia menjelaskan lantai 1 memiliki fungsi pabrik dan merakit, mengukur, dan menyimpan bagian badan pesawat ZERO / MOMO. Sementara lantai 2 akan menjadi kantor pusat dengan kapasitas 100 orang, dengan tujuan untuk mengembangkan, memproduksi, dan mengoperasikan injector orbit NOL.

“Kami juga sedang mempersiapkan pembangunan gedung perakitan yang akan digunakan untuk produksi massal MOMO dan prototipe NOL, yang bertujuan untuk menyelesaikan musim dingin ini,” katanya dalam keterangan resminya, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, Hagiwara Construction Industry Co, Ltd, yang bertanggung jawab atas desain dan konstruksi telah memberikan kontribusi besar bagi bisnis perusahaan setelah berinvestasi di IST.

“Sebagai pendukung mitra roket semua orang, kami telah melakukan dengan berbagai cara, seperti membangun gedung eksperimental dan mendukung peluncuran. Kami akan membangun basis pengembangan roket baru dengan kerja sama perusahaan afiliasi lokal yang berpusat di Industri Konstruksi Hagiwara,” katanya.

Beberapa waktu lalu, pabrikan sekrup asal Jepang, Sunco Industry Co. Ltd. Juga menjadi sponsor untuk Interstellar Technologies Co. Ltd. Sunco yang berbasis di Osaka Jepang itu mengakuisisi hak penamaan roket MOMO. Roket itu kini dinamakan Neji no Rocket pada peluncuran berikutnya. Selain nama, logo perusahaan juga akan ditempel pada roket tersebut. Roket observasi MOMO sendiri menggunakan 2.500 sekrup buatan Sanko pada setiap unitnya.

Kala itu, Takahiro Inagawa mengungkapkan roket observasi MOMO adalah roket dengan konsep yang paling murah dan nyaman di dunia. Perusahaan juga secara independen mengembangkan roket injeksi orbit ZERO yang mengangkut satelit kecil ke luar angkasa.

“Setelah peluncuran MOMO 5 pada 14 Juni, perusahaan akan meluncurkan roket observasi berikutnya "Neji no Rocket" pada musim panas 2020.,” katanya.

Peluncuran tersebut bertujuan untuk memajukan fase bisnis lebih jauh dari tahap demonstrasi teknologi. Oleh karena itu, lanjutnya, pihaknya bertujuan untuk meluncurkan roket dengan frekuensi dan kecepatan tinggi.

Selain Sunco, Theotex Group HD Co., Ltd. Juga menjadi sponsor bagi Interstellar Technologies. Theotex merupakan pengembang aplikasi dengan logo ‘Crosslink’. Dia mengembangkan layanan teknologi blockchain. Melalui sponsor ini, logo Crosslink akan dipasang di bagian depan badan roket.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

satelit roket
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top