Mitratel Fokus Tingkatkan Rasio Jumlah Penyewa Menara

PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), salah satu anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi, menargetkan peningkatan rasio jumlah penyewa (tenancy ratio) menjadi lebih dari 1,5 kali hingga akhir 2020.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  06:39 WIB
Mitratel Fokus Tingkatkan Rasio Jumlah Penyewa Menara
Menara BTS PT Hutchison 3 Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), salah satu anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bergerak di bidang penyediaan infrastruktur telekomunikasi, menargetkan peningkatan rasio jumlah penyewa (tenancy ratio)  menjadi lebih dari 1,5 kali hingga akhir 2020.

Direktur Utama Mitratel Herlan Wijanarko mengatakan bahwa perseroan akan berupaya menambah jumlah penyewa menara pada tahun ini.

Mitratel berupaya untuk bisa tumbuh di atas rata-rata industri melalui upaya-upaya organik, anorganik (akuisisi),  dan sinergi dengan Telkom Group.

“Mitratel juga fokus untuk pengembangan adjacent business sesuai dengan tren industri menara domestik dan global antara lain pengembangan portofolio seperti managed service, layanan digital, fiber to the mobile (FTTM), solusi energi dan lain sebagainya,” kata Herlan kepada Bisnis, Minggu (26/1/2020).  

Dikatakan, secara garis besar pertumbuhan bisnis penyedia menara  sangat bergantung dengan pertumbuhan bisnis seluler selaku pelanggan utama penyedia menara.

Saat ini, para operator seluler masih terus melakukan ekspansi untuk memperluas cakupan maupun peningkatan kapasitas jaringannya terutama untuk memenuhi kebutuhan layanan data di samping tetap mempertahankan bisnis legacy.

Bahkan, lanjutnya, dengan inisiasi implementasi 5G akan menjadi kesempatan baru bagi penyedia menara untuk tumbuh.

“Dengan demikian, bisnis menara telekomunikasi tahun ini menurut hemat kami masih sangat prospektif seiring dengan meningkatnya kebutuhan operator seluler untuk ekspansi cakupan baik melalui permintaan menara untuk site-site baru maupun kolokasi, serta kebutuhan untuk pengembangan 5G,” kata Herlan.

Merujuk pada sejumlah laporan, kata Herlan, diperkirakan pertumbuhan jumlah penyewa per tahun sampai dengan tahun 2024 sekitar 8 persen. Di samping itu, rasio penyewa (tenancy ratio) juga akan meningkat sehingga akan berdampak kepada penghematan biaya dan keuntungan.

Mitratel berupaya menjaga pertumbuhan dan profitabilitas bisnis yang sehat dan lebih baik dibandingkan dengan 2019. Saat ini Mitratel memiliki 15.892 menara telekomunikasi dan mengelola 22.852 penyewa.    

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telekomunikasi indonesia, telkom tbk

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top