Setelah Proyek Palapa Ring, Ini Rencana Pemerintah Selanjutnya

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan, pembangunan jaringan backbone khusus di Kalimantan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggal di sepanjang perbatasan dengan Malaysia.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 14 Oktober 2019  |  10:52 WIB
Setelah Proyek Palapa Ring, Ini Rencana Pemerintah Selanjutnya
Peta sistem komunikasi kabel laut Palapa Ring paket barat. - Kementerian Komunikasi dan Informatika

Bisnis.com, SORONG - Setelah rampungnya Proyek Palapa Ring, pemerintah juga berencana akan membangun jaringan baru lagi di Pulau Kalimantan bagian Tengah dan sepanjang perbatasan dengan Malaysia.

Feriandi Miza, Kepala Divisi Infastruktur Backbone Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), mengatakan pembangunan jaringan backbone khusus tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggal di Pulau Kalimantan bagian tengah dan sepanjang perbatasan dengan Malaysia.

Selain itu, pembangunan backbone di luar proyek Palapa Ring tersebut juga untuk meningkatkan dukungan seiring rencana pemindahan Ibu Pulau Kalimantan dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini di Penakam Paser Utara sudah tersedia jaringan backbone yang dibangun oleh Telkom.

"Memang ada rencana pemerintah bakal membangun jaringan baru, backbone khusus di Pulau Kalimantan," ujar pria yang akrab disapa Andi tersebut saat ditemui di-sela-sela persiapan peresmian Proyek Palapa Ring di Kota Sorong, Papua Barat, Senin (14/10/2019).

Menurutnya, di Pulau Kalimantan sebenarnya sudah terlayani jaringan backbone yang dibangun oleh Telkom, tetapi jaringan tersebut dibangun di laut dan wilayah kepulauan Kalimantan yang di pesisir laut, seperti Balikpapan, Penajam Paser Utara, Tarakan, Nunukan, dan lain-lain.

"Nah yang belum ada tuh yang bagian tengah dan sepanjang perbatasan dengan Malaysia. Pemerintah sudah ada rencana membangun, Namun kapan waktu pastinya, berapa nilai investasi, dan seberapa panjang jaringannya itu belum bisa kami kabarkan," terangnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa seiring selesainya proses pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan, jaringan backbone khusus tersebut juga harus sudah selesai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
palapa ring

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top