Cakupan NB-IoT Telkomsel Jangkau 22 Kota

Luasnya cakupan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) disebabkan teknologi ini hanya membutuhkan infrastruktur jaringan BTS 4G.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 30 September 2019  |  08:47 WIB
Cakupan NB-IoT Telkomsel Jangkau 22 Kota
Teknisi melakukan perbaikan Base Tranceiver Station (BTS) milik salah satu operator selular di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (12/4/2019). - Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) terus mendorong bisnis enterprise dengan memperluas cakupan jaringan Narrow Band Internet of Things (IoT)
 
General Manager IoT Smart Connectivity Telkomsel Alfian Manullang mengatakan Telkomsel telah melakukan komersialisasi atas teknologi NB-IoT secara nasional. 
 
Luasnya cakupan Telkomsel disebabkan teknologi ini hanya membutuhkan infrastruktur jaringan BTS 4G. Untuk mengaktifkan jaringan NB-IoT, sambungnya, hanya perlu meningkatkan perangkat lunak yang terdapat di BTS.  
 
“Cakupan jaringan 4G Telkomsel saat ini, sudah mencakup sekitar 95 persen populasi di seluruh wilayah Indonesia. Adapun cakupan NB-IoT sudah ada di 22 kota di Indonesia dan dapat dilakukan order melalui www.telkomseliiot.com,” ucap Alfian kepada Bisnis, Jumat (27/9/2019).
 
Dia menambahkan teknologi yang telah dikembangkan Telkomsel sejak 2017 tersebut, saat ini telah dikerjasamakan dengan PLN DISJAYA untuk Sub-station Gardu. Selain itu, Telkomsel juga sedang melakukan uji coba untuk segmen utilitas seperti meter listrik, gas, air, dan kota pintar pada contoh kasus smart lighting
 
Tidak hanya itu, lanjut Alfian, teknologi NB-IoT Telkomsel juga dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian dengan menyediakan teknologi sensor pertanian dan sektor aquaculture untuk ikan dan udang.
 
Selain untuk kedua segmentasi tersebut, biasanya NB-IoT juga berguna untuk mendukung perangkat IoT yang memiliki mobilitas tinggi. Salah satunya adalah Genset Reliability and Availability Monitoring System (GRAMS).
 
Sebelumnya, Telkomsel bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) perihal pemanfaatan solusi IoT GRAMS.
 
GRAMS merupakan salah satu solusi IoT Intelligent Tank Monitoring System (INTANK) milik Telkomsel yang berfungsi untuk memantau kondisi genset di kereta pembangkit secara real time, sehingga KAI dapat melakukan pencegahan dan perawatan genset secara tepat. 
 
Di samping itu, GRAMS juga memantau efisiensi kelistrikan, kondisi mesin seperti suhu, tekanan oli, rpm, status dan masa operasi mesin, kondisi baterai, hingga lokasi. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
telkomsel, Internet of Things

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top