Gojek Jajaki Peluang Cloud Kitchen

PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) melalui layanan pesan-antar makanannya Go-Food tengah menjajaki peluang bisnis cloud kitchen untuk meningkatkan layanannya kepada pelanggan.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 17 September 2019  |  14:26 WIB
Gojek Jajaki Peluang Cloud Kitchen
Founder dan CEO Go-Jek Grup Nadiem Makarim (dari kanan), Co-Founder Kevin Aluwi, dan Presiden Go-jek Grup Andre Soelistyo usai peresmian logo baru Go-Jek di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) melalui layanan pesan-antar makanannya Go-Food tengah menjajaki peluang bisnis cloud kitchen untuk meningkatkan layanannya kepada pelanggan.

Chief of Corporate Affairs Gojek Nila Marita menyatakan, model bisnis cloud kitchen memudahkan mitra pengemudi dalam mencari parkir yang dekat dengan lokasi mitra pedagang, sehingga mereka bisa lebih nyaman dan produktif dalam melakukan pengiriman makanan.

 “Kami sedang menjajaki peluang menggunakan sistem cloud kitchen untuk meningkatkan pengalaman pelanggan GoFood dengan menambah ketersediaan pilihan makanan dan mengurangi waktu tunggu,” ujarnya, Senin (16/9/2019).

 Seperti dilaporkan Bloomberg,  Gojek disebut akan menggandeng perusahaan rintisan asal India Rebel Food, yang baru mendapatkan pendanaan senilai US$125 juta dari Coatue Management, Goldman Sachs, termasuk Gojek.

  Investasi tersebut akan digunakan perusahaan rintisan tersebut untuk ekspansi ke Asia Tenggara dan Timur Tengah, salah satunya adalah rencana mengembangkan jaringan 100 cloud kitchen bersama Gojek di Indonesia dalam 18 bulan mendatang.

 Nila menyatakan, sejak diluncurkan tahun 2015, GoFood tumbuh secara pesat dan kini memiliki lebih dari 400.000 mitra pedagang di seluruh Asia Tenggara.

Dalam delapan bulan terakhir, tercatat bisnis GoFood mengalami peningkatan hingga dua kali lipat hingga dapat melayani melayani lebih dari 50 juta transaksi di seluruh Asia Tenggara setiap bulannya.  Berdasarkan data internal Gojek,  GoFood terus menjadi pemimpin pasar di layanan pesan-antar makanan dengan pangsa pasar sekitar 70%—75% di Indonesia.

 “Saat ini GoFoodi melayani rata-rata 1,7 juta order per hari atau lebih dari 50 juta transaksi per bulan di Asia Tenggara,” tambahnya.

 Cloud kitchen menjadi istilah yang tengah naik daun dalam industri pesan-antar    makanan belakangan ini. Pada dasarnya, cloud kitchen merupakan restoran yang khusus melayani pesan-antar makanan, dan tidak menyediakan makan di tempat. Restoran ini juga biasanya menyediakan fasilitas memasak berbagai jenis produk makanan dari berbagai jenis merek dagang untuk menghemat waktu antar dan ongkos logistik ke konsumen.

 Di Indonesia, belum banyak perusahaan yang menawarkan jasa cloud kitchen. PT Citarasa Prima Berjaya (CRP Group), perusahaan yang terkenal dengan merek seperti Warunk Upnormal, Bakso Boejangan ini memiliki linni bisnis baru dengan konsep cloud kitchen bernama Pesen Dulu Kitchen.

Direktur Marketing CRP Group Rex Marindo menjelaskan, perbedaan dapur yang satu ini dengan dapur konvensional lainnya adalah cloud kitchen hanya melayani pesan antar online tanpa area makan di tempat. Selain itu, konsep yang sudah populer di India, Cina, dan beberapa negara lainnya di Benua Amerika dan Eropa ini menghadirkan lebih dari satu brand dalam satu dapur.

 Rex menambahkan, konsep ini hadir karena orang-orang yang lapar sudah letih dengan kemacetan jalan raya dan waktu yang terbuang karenanya, sehingga mereka memilih jasa delivery untuk memenuhi kebutuhan.

Untuk saat ini, cloud kitchen CRP Group, Pesen Dulu Kitchen hadir di Jakarta dan Bandung dengan kuallitas produk terstandar layaknya brand CRP Group lainnya. Seluruh menu di Pesen Dulu Kitchen dan brand CRP Group lainnya dapat dipesan melalui fitur pertama di PesenDulu.Com, “Nasi Box”.

Selain CRP Group, Grab Indonesia juga terlebih dahulu melebarkan bisnis pesan-antar makanan ke ranah cloud kitchen dengan nama Grab Kitchen. Tak tanggung-tanggung, perusahaan menargetkan dapat membuka 50 cabang Grab Kitchen pada akhir tahun nanti, dari posisi saat ini sebanyak 10 lokasi Grab Kitchen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gojek

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top