Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aplikasi Cacat, 3 Cara Peretas Manipulasi Percakapan di WhatsApp

Cacat tersebut dikatakan dapat memungkinkan peretas untuk memanipulasi pesan dalam percakapan umum dan pribadi, sehingga meningkatkan prospek penyebaran mis-informasi yang tampak berasal dari sumber tepercaya.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 08 Agustus 2019  |  09:41 WIB
WhatsApp - Istimewa
WhatsApp - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Sebuah perusahaan keamanan siber (cybersecurity) asal Israel mengungkapkan telah mengidentifikasi beberapa cacat dalam aplikasi chatting populer, WhatsApp.

Cacat tersebut dikatakan dapat memungkinkan peretas untuk memanipulasi pesan dalam percakapan umum dan pribadi, sehingga meningkatkan prospek penyebaran mis-informasi yang tampak berasal dari sumber tepercaya.

Check Point Software Technologies Ltd., penyedia keamanan untuk jaringan komputer, mengatakan bahwa penelitinya menemukan tiga cara potensial untuk mengubah percakapan dalam Whatsapp.

Pertama, fitur “quote” dalam percakapan grup dapat digunakan untuk mengubah tampilan identitas pengirim. Cara kedua memungkinkan peretas untuk mengubah teks balasan orang lain.

Cara lainnya, yang disebut-sebut telah diperbaiki, memungkinkan seseorang mengirim pesan pribadi ke peserta grup lain yang seolah-olah merupakan pesan publik, sehingga ketika individu yang dituju meresponsnya, maka akan terlihat oleh semua orang dalam percakapan itu.

“Cacat itu dapat memiliki konsekuensi yang signifikan karena WhatsApp memiliki sekitar 1,5 miliar pengguna, dan digunakan untuk percakapan pribadi, komunikasi bisnis, ataupun diskusi politik,” ujar Oded Vanunu, kepala riset kerentanan produk di Check Point, seperti dilansir dari Bloomberg.

Sejauh ini, juru bicara WhatsApp belum bersedia memberikan komentar terkait hal tersebut.

Check Point mengutarakan telah menginformasikan WhatsApp soal permasalahan ini tahun lalu. Namun, layanan yang dimiliki Facebook itu mengatakan hanya satu dari ketiga cacat itu yang telah diatasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

whatsapp israel
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top