Tiga Perusahaan Menangkan Kompetisi Inovasi Teknologi Bencana

Prudence Foundation dan AVPN Umumkan Pemenang Kompetisi Inovasi Teknologi Bencana
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  17:24 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Prudence Foundation dan AVPN Umumkan Pemenang Kompetisi Inovasi Teknologi Bencana

Kompetisi ini menyediakan fondasi untuk teknologi yang membantu melindungi dan menyelamatkan jiwa
Singapura dan Hong Kong, 27 Juni 2019 - Prudence Foundation, lembaga sosial pelaksana program Community Investment Prudential di Asia, bersama AVPN, jaringan penyandang dana dari Singapura yang berkomitmen untuk membangun komunitas investasi sosial yang berdampak tinggi di seluruh Asia Pasifik, mengumumkan pemenang Kompetisi Inovasi Teknologi Bencana (Disaster Tech Innovation Competition) perdana mereka.

Kompetisi ini merupakan komponen inti dari Program Inovasi Teknologi Bencana (Disaster Tech Innovation Programme), yang berupaya untuk meningkatkan pentingnya teknologi inovatif dalam melindungi dan menyelamatkan kehidupan sebelum, selama dan pasca bencana alam (atau “Teknologi Bencana”).

Setelah membuka pendaftaran dengan partisipan dari seluruh dunia di awal tahun, kompetisi ini mencapai puncaknya pada acara Live Pitch di Singapura di mana lima finalis dari berbagai penjuru dunia, yang terdiri dari organisasi sosial atau social purpose organisations (SPO) komersil dan nirlaba saling berkompetisi di hadapan para juri ahli .

Para finalis menunjukkan bagaimana mereka memanfaatkan teknologi untuk menciptakan solusi pencegahan dan pemulihan bencana di berbagai wilayah seperti Kamboja, Indonesia, Nepal, Bangladesh, Filipina dan Taiwan.

FieldSight menjadi pemenang kompetisi dengan solusi platform mobile yang mendukung kegiatan rekonstruksi bencana, dan berhak atas hadiah sebesar US$100.000 untuk mendukung implementasi dan meningkatkan solusi teknologi bencana mereka.

“Frekuensi dan skala bencana di seluruh dunia terus bertambah, namun solusi Teknologi Bencana berada dalam posisi unik untuk membantu masyarakat merespons dan pulih lebih baik dari bencana yang merusak,” kata Justin Henceroth, Director FieldSight.

“Platform kami pertama kali diluncurkan di Nepal setelah gempa bumi dahsyat pada 2015. Sejak saat itu kami menerapkannya di 60.000 lokasi di 16 region untuk memantau dan mengawasi proses penjaminan kualitas kegiatan infrastruktur kemanusiaan dan pasca bencana. Kompetisi Inovasi Teknologi Bencana ini makin menghubungkan kami ke jaringan kontak, keahlian teknis, dan dukungan keuangan yang lebih luas yang sebelumnya tidak kami miliki, Hal ini akan sangat penting bagi FieldSight untuk meminimalkan dampak bencana alam di Asia-Pasifik dan global."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bencana alam

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top