Avengers, Liga Gojek, dan Pensi Topang Bisnis Loket pada Awal 2019

Pada kuartal ketiga dan keempat penyelenggaraan konser musik biasanya menjadi motor utama bisnis Loket.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 16 Mei 2019  |  12:51 WIB
Avengers, Liga Gojek, dan Pensi Topang Bisnis Loket pada Awal 2019
Ilustrasi - loket.com

Bisnis.com, JAKARTA — Kompetisi sepak bola Liga I dan film Avengers : End Game menjadi penopang utama bisnis manajemen event Loket sepanjang awal 2019. Namun, Loket juga merasakan potensi pertumbuhan dari beragam event kecil mulai dari pentas seni SMA hingga acara buka puasa bersama.

VP Marketing Loket Ario Adimas menyatakan, acara olahraga menjadi motor penggerak bisnis perusahaan pada kuartal pertama tahun ini. Loket  melalui Gotix turut menyediakan Ticketing Management System (TMS) pada penyelenggaraan acara sepak bola di Liga I yang disponsori oleh Gojek. Sementara itu, pada kuartal ketiga dan keempat biasanya didorong oleh penyelenggaraan konser musik.

“Selain olahraga, yang lumayan mendorong kinerja loket adalah film, dengan pertumbuhan penjualan tiket mencapai 82% secara year-to-date,” ujarnya.

Dia menambahkan, tiket film Avengers: End Game turut mendongkrak penjualan. Di lain sisi, dia juga menilai pertumbuhan tiket film lokal juga cukup baik. Terlebih pihaknya juga bekerja sama dengan rumah produksi seperti Falcon Pictures untuk menjadi mitra eksklusif film-film produksi rumah produksi tersebut.

Pada dasarnya, saat ini Loket memiliki dua lini bisnis utama dengan dua skema bisnis yang berbeda, yaitu Loket sebagai platform business to business (B2B) yang mendigitalisasi proses penyelenggaraan dan promosi acara, hingga Go-Tix sebagai kanal pemasaran tiket business to customer (B2C) yang telah menjadi bagian dari aplikasi Gojek. Loket adalah bagian dari grup Gojek sejak 2017.

Menurutnya, saat ini kontribusi dari segmen B2B masih mendominasi keuntungan perusahaan. Meskipun demikian, dia menilai pertumbuhan segmen B2C juga cukup menggembirakan. Dengan pertumbuhan penyelenggara acara di berbagai kota, dia optimistis pertumbuhan segmen B2C dapat menyalip B2B dalam 2 hingga 3 tahun mendatang.

Segmen B2C sangat beragam, mulai dari pentas seni sekolah, lokakarya, konferensi, hingga acara personal seperti reuni, pesta ulang tahun, hingga buka puasa bersama. Bagi kedua segmen ini, Loket menyediakan jasa digitalisasi penyelenggaraan acara dan distribusi tiket.

Seluruh proses, baik bagi penanggung jawab acara bukber maupun peserta dibuat secara sistematis mula idari pembuatan event, pilihan sistem yang pembayaran melalui Go-Pay untuk keperluan patungan, pengaturan menu bukber secara praktis, hingga sistem registrasi untuk kehadiran peserta secara online.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
loket

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top