Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Palapa Ring Butuh Backhaul dan Akses

Jaringan backbone Palapa Ring sejauh ini tidak bisa langsung dipakai oleh operator seluler karena dibutuhkan feeder dari titik base transceiver station (BTS)
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 13 Mei 2019  |  15:52 WIB
Teknisi XL Axiata melakukan pemeliharaan perangkat BTS di atas tower yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (14/3/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Teknisi XL Axiata melakukan pemeliharaan perangkat BTS di atas tower yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (14/3/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Information and Communication Technology Institute menyarankan pemerintah membangun backhaul dan akses dari Palapa Ring ke area penduduk untuk mempercepat adopsi infrastruktur tersebut oleh penyedia layanan internet.

Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Institute Heru Sutadi mengatakan sekurangnya terdapat dua pertimbangan yang menyebabkan operator seluler masih ragu-ragu untuk menggunakan Palapa Ring.

Pertimbangan pertama, sambungnya, adalah kesesuaian jaringan Palapa Ring dengan kebutuhan jaringan operator seperti yang sudah direncanakan. Kedua, biaya sewa dan metode pembayaran.

“Sewanya mahal atau tidak. Kemudian bayar di muka atau tahunan. Itu akan jadi pertimbangan operator menggunakan Palapa Ring,” kata Heru kepada Bisnis, Minggu (12/5/2019).

Disamping itu, berdasarkan pengamatannya, jaringan backbone Palapa Ring sejauh ini tidak bisa langsung dipakai oleh operator seluler karena dibutuhkan feeder dari titik base transceiver station (BTS) operator seluler ke titik jaringan Palapa Ring tersedia.

“Bisa saja [kedua titik] dekat tapi bisa juga jauh. Dan kalau jauh itu biaya jadi meningkat kecuali ada upaya dari bakti menyambungkan titik Palapa Ring ke titik operator telekomunikasi membutuhkan koneksi,” ujarnya.

Terakhir, Heru menambahkan jika Palapa Ring ingin dilirik oleh operator telekomunikasi, sebaiknya Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) mulai memikirkan jaringan backhaul dan akses.

Heru mengatakan dengan adanya akses, operator tidak harus membangun jaringan tambahan, begitu pun dengan perumahan dan perkantoran yang ingin dikoneksikan dengan Palapa Ring.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

palapa ring
Editor : Demis Rizky Gosta
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top