Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Konversi TCash ke LinkAja Ditunda Gara-Gara Ini

Aplikasi dompet digital TCash menunda proses konversi aplikasinya menjadi LinkAja.
N. Nuriman Jayabuana
N. Nuriman Jayabuana - Bisnis.com 23 Februari 2019  |  10:12 WIB
Ilustrasi - dok.tcash
Ilustrasi - dok.tcash

Bisnis.com, JAKARTA—Aplikasi dompet digital TCash menunda proses konversi aplikasinya menjadi LinkAja.

Semula, aplikasi TCash secara otomatis berganti menjadi LinkAja melalui pembaruan yang tersedia pada Jumat (22/2/2019).

Namun berbagai kendala teknis yang terjadi membuat manajemen memutuskan untuk sementara mengembalikan lagi pelanggan ke aplikasi mobile TCash semula.

PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) yang berperan sebagai pengelola teknologi finansial LinkAja secara resmi akan meluncurkan aplikasinya pada awal Maret 2019.

Direktur Finarya, Danu Wicaksana, mengakui terdapat kendala teknis yang membuat manajemen memilih untuk menunda konversi pengguna aplikasi TCash ke dalam sistem LinkAja.

"Ada sedikit bugs. Agar pengalaman pengguna menjadi sempurna, kami memutuskan untuk melakukan penundaan sebentar," ujarnya kepada Bisnis (23/2/2019).

Meski demikian, dirinya memastikan kendala yang terjadi tidak akan membuat peluncuran aplikasi pembayaran digital LinkAja bergeser dari target semula.

"Peluncuran LinkAja secara resmi akan tetap sesuai timeline untuk berlangsung di awal Maret," sambungnya.

LinkAja merupakan produk teknologi finansial yang melibatkan sederet perusahaan pelat merah. Produk itu menggabungkan layanan uang elektronik TCash dari Telkomsel, E-Cash dari Bank Mandiri, UnikQu dari BNI, dan T-Bank dari BRI.

Aplikasi pembayaran digital tersebut mampu melayani berbagai transaksi mulai dari pembayaran tagihan, transaksi di mitra, transportasi, dan pembelanjaan di e-commerce.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

e-commerce t-cash LinkAja
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top