5 Berita Populer Teknologi, Instagram Blokir Akun Gay dan Zilingo Himpun Pendanaan Seri D US$226 juta

Akun Muslim gay, Alpantuni, yang akhirnya diblokir oleh Instagram menjadi berita terpopuler di kanal Teknologi Bisnis.com pada hari Rabu (13/2/2019).
Ahmad Rifai | 13 Februari 2019 11:37 WIB
Ilustrasi akun Instagram diblokir - Istimewa

1. Mulai Hari Ini, Instagram Blokir Akun Komik Muslim Gay

Mulai hari ini, Instagram memenuhi permintaan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melakukan penutupan akses (blokir) terhadap akun instagram Alpantuni karena memuat konten pornografi.

Tercatat, mulai Rabu (13/2/2019) pukul 05.00 pagi akun @alpantuni yang berisi komik muslim gay tersebut tidak bisa diakses lagi.

Baca selengkapnya di sini.

2. Avast Cleanup Optimalisasi Kinerja PC

Perusahaan keamanan siber Avast telah meluncurkan versi terbaru untuk mengoptimalisasi kinerja Personal Computer (PC) yaitu Avast Cleanup.

Presiden Konsumer Avast, Ondrej Vlcek mengatakan Avast Cleanup berfungsi untuk mengecek aplikasi yang paling sering diinstal pada PC di seluruh dunia agar pelanggan tetap update.

Baca selengkapnya di sini.

3. Zilingo Himpun Modal US$226 Juta dari Putaran Pendanaan Seri D

Zilingo, platform dagang-el di bidang fesyen, berhasil mengumpulkan US$226 juta dalam putaran pendanaan Seri D.

Tercatat ada sejumlah investor yang terlibat pada pendanaan kali ini.

Baca selengkapnya di sini.

4. Ini Rencana Qlue Setelah Terima Suntikan Dana Segar

Qlue berencana mengembangkan produk artificial intelligence (AI) dan Internet of Thing (IoT) serta merekrut para ahli bidang teknologi informasi (TI) setelah mendapatkan suntikan dana segar dari Venture Capital milik Telkom melalui MDI Venture tahun ini.

Chief Executive Officer (CEO) Qlue, Rama Raditya mengemukakan suntikan dana segar tersebut juga sekaligus menutup ronde pendanaan Series A yang sudah dimulai Qlue sejak 2017.

Baca selengkapnya di sini.

5. Kontribusi Ekonomi Digital Sumbang Rp2.305 Triliun pada 2030, Asalkan. . . .

Kontribusi yang dihasilkan dari perdagangan elektronik Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia diprediksi tumbuh hingga 18 kali lipat menjadi Rp2.305 triliun pada 2030 dari sebelumnya Rp125 triliun pada 2017.

Laporan berjudul The Digital Komodo Dragon: How Indonesia Can Capture The Digital Trade Opportunity at Home and Abroad yang dipublikasikan Hinrich Foundation dan AlphaBeta Advisors mengukur kontribusi, peluang ekonomi dan dampak dari dagang-el di pasar domestik maupun internasional.

Baca selengkapnya di sini.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top