Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Tren Teknologi Bisnis pada 2019

Dimension Data, perusahaan integrator dan penyedia layanan teknologi merilis laporan tren teknologi 2019 terkait industri bisnis yang dikembangkan oleh tim ahli.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 19 Desember 2018  |  07:15 WIB
CEO Dimension Data Indonesia Hendra Lesmana. JIBI/BISNIS - Syaiful Millah
CEO Dimension Data Indonesia Hendra Lesmana. JIBI/BISNIS - Syaiful Millah

Bisnis.com, JAKARTA - JAKARTA – Dimension Data, perusahaan integrator dan penyedia layanan teknologi merilis laporan tren teknologi 2019 terkait industri bisnis yang dikembangkan oleh tim ahli.

Laporan tersebut mengidentifikasi tren pada masa mendatang dan mendefinisikan lansekap teknologi bisnis yang meliputi pengalaman pelanggan, keamanan dunia maya, bisnis digital, infrastruktur digital, tempat kerja digital, dan teknologi serta layanan masa depan.

CEO Dimension Data Hendra Lesmana mengatakan bahwa tahun ini banyak perusahaan telah melakukan transformasi digital dengan mengadopsi berbagai teknologi. Menurutnya, pada 2019 mendatang akan lebih banyak implementasi teknologi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami percaya dalam waktu dekat, akan banyak pemanfaatan teknologi diberbagai industri yang akan mengubah tatanan bisnis secara luas,” katanya di Jakarta, Selasa (18/12/2018).

Hendra menyampaikan beberapa materi dalam laporan tren teknologi 2019 yang dinilai akan menentukan bagaimana teknologi bisnis berjalan pada masa depan.

Pertama, proses otomatisasi robot akan mendefinisikan ulang pengalaman pelanggan. Pertumbuhan eksponensial dari kecerdasan buatan (artificial intelligence) dan mesin pembelajaran (machine learning) telah meningkatkan kemampuan perusahaan dalam memahami kebutuhan konsumen.

Kedua, organisasi akan fokus pada platform keamanan siber berbasis awan dan kecerdasan buatan, hal ini didorong oleh maraknya aktivitas serangan siber terhadap bisnis digital berbagai perusahaan. Ketiga, infrastruktur dirancang degan model end to end.

Keempat, aplikasi akan menjadi lebih cerdas dan dapat disesuaikan seiring pengembangan riset mendalam terkait AI dan teknologi deep learning. Kelima, data yang akan menjadi nilai penting bagi industri digital.

Hendra menilai bahwa di masa mendatang, perusahaan akan memfokuskan diri terhadap data dengan mendorong pencarian baru, mengumpulkan, dan memperkaya data.  Selain itu, perusahaan juga akan mengoptimalisasi penggunaan data untuk meningkatkan bisnis mereka.

“Sumber daya paling berharga di masa mendatang itu data. Kami percaya hal itu akan mendorong industri bisnis semakin bervariasi khususnya dalam hal layanan,” katanya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis teknologi
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top