Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menkominfo Tegaskan Frekuensi 700 MHz untuk Broadband

Kementerian Komunikasi dan Informatika menegaskan pita frekuensi radio 700 MHz akan disediakan untuk penggunaan layanan jaringan pita lebar (broadband).
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 14 Juni 2017  |  22:47 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Komunikasi dan Informatika menegaskan pita frekuensi radio 700 MHz akan disediakan untuk penggunaan layanan jaringan pita lebar (broadband).

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan fokus utama kementerian ialah merampungkan revisi Undang-undang Penyiaran yang akan mendorong migrasi televisi analog menjadi digital.

Nantinya, frekuensi 700 MHz yang tersedia dari proses migrasi itu akan difokuskan untuk penggunaan sektor pendidikan dan kebencanaan sebagai realisasi dari kebijakan afirmatif pemerintah.

Sisanya, baru akan dialokasikan untuk kepentingan komersil berupa pemberian izin jaringan untuk penggunaan layanan broadband.

“Nomor satu fokusnya revisi UU Penyiaran. Kedua, memanfaatkan digital diiden melalui kebijakan afirmatif. Sisanya baru untuk broadband. Saya tekankan broadband ya,” ujar Rudiantara, Rabu malam (14/6/2017).

Hal itu disampaikan menanggapi usulan Alexander Rusli terkait percepatan proses lelang frekuensi 700 MHz sebelum penggunaan dua tahun mendatang.

Menurut Rudiantara, setiap pihak boleh saja memberi usulan dan berharap, tetapi penetapan penggunaan frekuensi tetap harus menunggu proses revisi aturan terlebih dahulu.

Rudiantara juga menjelaskan, bukan hal mustahil jika proses lelang frekuensi dimajukan sebelum waktu penggunaan. Hal itu pernah terjadi pada lelang sebelumnya.

“Model begitu pernah terjadi, bayar frekuensi duluan baru refarming belakangan, tapi ya tunggu proses penetapan dulu,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

broadband menkominfo
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top