Telkomsel dan Tri Rebutan Frekuensi 3G, Kerja Pemerintah Jadi Gampang

Samdysara Saragih
Minggu, 5 Juli 2015 | 14:12 WIB
Gerai GraPARIMakkah yang diresmikan PTTelkomsel di Mekah, Mingu (1/3)/Bisnis/ab
Gerai GraPARIMakkah yang diresmikan PTTelkomsel di Mekah, Mingu (1/3)/Bisnis/ab
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika selaku otoritas spektrum Indonesia tidak ambil pusing bila hanya dua operator yang meminati pita frekuensi 2.100 MHz.  

Akhir tahun nanti Kemkominfo akan melepas dua blok spektrum masing-masing selebar 5 Mhz di pita tersebut. Namun, hingga semester I/2015 berakhir, baru dua operator seluler yang berminat yakni PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri).

“Kalau cuma dua operator malah nanti lebih gampang bagi kami untuk melepasnya. Tinggal dilihat mana yang paling butuh,” kata Muhammad Budi Setiawan, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemkominfo, belum lama ini.

Budi Setiawan menilai minimnya peminat disebabkan beberapa faktor, salah satunya operator sudah percaya diri dengan sumber daya untuk menggelar layanan seluler 3G. Saat ini, Telkomsel dan PT XL Axiata Tbk (XL) memiliki alokasi selebar 15 MHz; PT Indosat Tbk dan Tri kebagian masing-masing 10 MHz.

Dua blok yang tersisa merupakan peninggalan PT Axis Telecom Indonesia (Axis) yang diserahkan kepada pemerintah pascadiakuisisi oleh XL pada tahun lalu.

Budi Setiawan mengatakan pemerintah akan melepas dua blok itu secara “beauty contest” bukan lelang. Dengan cara pertama, otoritas frekuensi hanya mengenakan biaya nilai awal dan biaya hak penggunaan (BHP) berdasarkan harga lelang terakhir.

“Kami masih kaji apakah akan lepas dua blok langsung atau masing-masing satu blok kepada pemenang. Soal ini nanti ditentukan oleh Menteri,” katanya. 

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper