Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IFC Investasikan US$50 Juta di Protelindo

Bisnis.com, JAKARTA - International Finance Corporation (IFC) menginvestasikan US$50 juta di PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), pemilik dan pengelola menara telekomunikasi bagi sejumlah operator telepon seluler di Indonesia.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 12 Agustus 2013  |  15:40 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - International Finance Corporation (IFC) menginvestasikan US$50 juta di PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), pemilik dan pengelola menara telekomunikasi bagi sejumlah operator telepon seluler di Indonesia.

Melalui keterangan resminya, investasi yang dilakukan IFC tersebut diharapkan mampu meningkatkan jangkauan jaringan telepon seluler di Indonesia sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

“Meningkatkan infrastruktur adalah faktor pendorong penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,“ ujar Wiebke Schloemer, IFC Infrastructure and Natural Resources Manager untuk Asia Timur dan Pasifik, Senin (12/8/2013).

Menurutnya, investasi yang dilakukan IFC melalui Protelindo merupakan bagian dari komitmen mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia, terutama di bidang telekomunikasi.

IFC mencatat industri telekomunikasi Indonesia memiliki pertumbuhan cukup cepat, bahkan dibandingkan sejumlah negara di dunia.

Berdasarkan The International Telecommunication Union, pengguna telepon seluler di Indonesia mencapai 282 juta pada akhir 2012 atau tumbuh 13% dari 250 juta pengguna pada 2011.

“Berbagai tantangan geografis di Indonesia memberikan arti penting bagi industri telekomunikasi dalam pembangunan infrastruktur di sini,” ujar Adam Gifari, Chief Executive Officer (CEO) Protelindo.

Sebagian besar penduduk Indonesia tinggal di wilayah pedesaan dengan sarana transportasi yang belum memadai.

Sementara itu, telepon seluler memiliki peran vital dalam membantu usaha usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam mengurangi biaya operasional termasuk dalam menjalankan usaha mereka dan meningkatkan produktivitas.

Selain telekomunikasi, IFC membantu membangun dan meningkatkan kualitas infrastruktur lain, seperti pelabuhan, pembangkit tenaga listrik, dan sarana transportasi di Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top