KOMPUTASI AWAN: Trend Micro incar pertumbuhan 20% di bisnis konsumer

TAIPEI: Perusahaan penyedia solusi keamanan teknologi informasi Trend Micro mengincar pertumbuhan pendapatan sebesar 20% di kawasan Asia Pasifik, terutama Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara.Akihiko Omikawa, Board of Director & EVP of Global
News Editor
News Editor - Bisnis.com 19 April 2012  |  14:08 WIB

TAIPEI: Perusahaan penyedia solusi keamanan teknologi informasi Trend Micro mengincar pertumbuhan pendapatan sebesar 20% di kawasan Asia Pasifik, terutama Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara.Akihiko Omikawa, Board of Director & EVP of Global Consumer Business Trend Micro mengatakan pihaknya akan memperbesar pangsa pasar dan perolehan pendapatan di Asia Pasifik sekaligus memperkuat pasar Jepang, Amerika Utara dan Australia."Kami berharap dapat mencapai pertumbuhan 20% di bisnis konsumer di Asia Pasifik dan menggandakan penetrasi kanal hingga akhir 2012," ujarnya dalam 2012 APAC Media Conference bertajuk Cloud Next, di Taipei jelang siang ini.Selama 2011, bisnis komputasi awan dan integrasi virtual Trend Micro tumbuh 131% dan kinerja itu diperlihatkan di seluruh kawasan tak hanya Asia Pasifik. Bahkan, selama kuartal I/2012 bisnis tersebut tumbuh 129% YoY.Eva Chan, CEO Trend Micro mengatakan kebutuhan keamanan integrasi jaringan saat ini dipicu tingkat adopsi data virtual yang meningkat 80% di sejumlah negara dan penjualan perangkat bergerak yang tumbuh signifikan selama 2010."Dengan isu keamanan jaringan yang meningkat, kami menawarkan solusi dan layanan yang dapat membantu pelanggan," ujarnya.Dia menyebutkan kebutuhan pengguna perangkat bergerak seperti ponsel kini terfokus pada masalah keamanan. "Saat ini kita tahu nyaris semua perangkat bergerak menjadi target hacker," ujarnya.Eva menjelaskan komputasi awan mentransformasikan pusat data bagi perusahaan ataupun pengguna pribadi. Bagi perusahaan, ujarnya, pusat data yang divirtualisasikan dalam komputasi awan akan sangat menguntungkan secara bisnis."Satu perusahaan akan untung dari beberapa hal seperti sistem komputasi awan akan mengurangi biaya tinggi, naiknya tingkat keuntungan atau ROI, dan tentu saja meningkatkan performa kinerja usaha," kata Eva."Tren saat ini semua data digunakan secara mobile dan itu membutuhkan keamanan dan proteksi. Sejumlah mitra seperti Dell, NTT America dan Chung Hwa Telecom Taiwan memilih kami  untuk menyediakan solusi integerasi keamanan untuk bisnis dan pengguna pribadi," paparnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Fahmi Achmad

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top