27 Satelit Amazon Kuiper Bakal Meluncur Perdana 9 April 2025, Pesaing Starlink

Leo Dwi Jatmiko
Kamis, 3 April 2025 | 06:40 WIB
Satelit orbit rendah (LEO) milik Amazon  yang dikembangkan dalam proyek Kuiper/Amazon
Satelit orbit rendah (LEO) milik Amazon yang dikembangkan dalam proyek Kuiper/Amazon
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Amazon berencana meluncurkan 27 satelit orbit rendah (Low Earth Orbit/LEO) pada 9 April 2025. Puluhan satelit yang tergabung dalam proyek Kuiper Atlas 1 (KA-01) akan diluncurkan dengan roket Atlas V United Launch Alliance (ULA) dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral, Florida. 

Puluhan satelit tersebut nantinya akan mengorbit pada ketinggian 450 kilometer (280 mil) di atas Bumi. Satelit ini akan menghadirkan internet cepat dengan latensi rendah layaknya satelit orbit rendah milik Elon Musk, Starlink. 

Wakil Presiden Proyek Kuiper Rajeev Badyal mengatakan sistem satelit generasi pertama Amazon akan mencakup lebih dari 3.200 satelit LEO yang canggih. Perusahaan telah mengamankan lebih dari 80 peluncuran untuk menyebarkan konstelasi awal tersebut, dengan setiap peluncuran menambahkan puluhan satelit ke jaringan. 

"Kami telah merancang beberapa satelit komunikasi paling canggih yang pernah dibuat, dan setiap peluncuran adalah kesempatan untuk menambah lebih banyak kapasitas dan jangkauan ke jaringan kami," kata Rajeev dilansir dari laman resmi Amazon, Kamis (3/4/2025). 

Rajev menambahkan bahwa Amazon telah melakukan pengujian ekstensif di darat untuk mempersiapkan misi pertama ini.  Satelit yang terbang pada KA-01 merupakan peningkatan signifikan dari dua satelit prototipe yang berhasil perusahaan uji selama misi Protoflight pada Oktober 2023. 

Amazon telah meningkatkan kinerja setiap sistem dan sub-sistem di dalamnya, termasuk antena phased array, prosesor, panel surya, sistem propulsi, dan tautan antar-satelit optik. Selain itu, satelit dilapisi dengan film cermin dielektrik unik untuk Kuiper yang menyebarkan sinar matahari yang dipantulkan, sehingga lebih terlihat oleh para astronom di Bumi.

Amazon menyiapkan satelit LEO dalam proyek Kuiper. Satelit khusus internet itu akan menjadi pesain Starlink
Amazon menyiapkan satelit LEO dalam proyek Kuiper. Satelit khusus internet itu akan menjadi pesain Starlink

Muatan satelit Proyek Kuiper akan menjadi muatan terberat yang pernah diterbangkan oleh roket Atlas V ULA. Untuk mengakomodasinya, ULA akan menerbangkan Atlas V dalam konfigurasi terkuatnya. Roket tersebut akan mencakup lima pendorong roket padat selain pendorong utamanya, dan fairing muatan (yang berisi satelit) setinggi 23,5 meter (77 kaki) dan lebar 5 meter (16,4 kaki).

Selama beberapa tahun ke depan, tim Kuiper dan ULA akan melakukan tujuh peluncuran Atlas V lagi dan 38 peluncuran dengan roket Vulcan Centaur ULA yang lebih besar. Tambahan 30 lebih peluncuran direncanakan melalui penyedia peluncuran Amazon lainnya yaitu Arianespace, Blue Origin, dan SpaceX.

ULA akan mengelola urutan peluncuran dan penyebaran dari Pusat Operasi Penerbangan Luar Angkasa Tingkat Lanjut mereka di Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral. Setelah semua satelit terpisah dari roket, tim Kuiper akan mengambil alih manajemen konstelasi dari pusat operasi misi 24/7 di Redmond, Washington.

“Tujuan awal kami untuk misi KA-01 adalah menyebarkan semua satelit dengan aman di orbit, yang berarti mereka dapat bermanuver secara independen dan berkomunikasi dengan tim kami di darat,” kata Rajeev. 

Rajeev menuturkan untuk melakukan hal tersebut, setelah satelit berhasil terpisah dari roket, mereka akan memulai serangkaian langkah yang sebagian besar otomatis untuk mengaktifkan sistem onboard dan menggunakan sistem propulsi listrik mereka untuk secara bertahap naik ke orbit yang ditentukan yaitu 630 km (392 mil).

Satelit akan bergerak dengan kecepatan lebih dari 27.359 km per jam (17.000 mil per jam) di orbit dan mengelilingi planet ini kira-kira setiap 90 menit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Editor : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper